**Borneonews - Bandarlampung**, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Sulpakar, menyampaikan bahwa penghapusan jurusan di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) bertujuan untuk mengoptimalkan potensi yang dimiliki oleh para siswa. Hal ini menjadi langkah strategis dalam mendukung perkembangan pendidikan di provinsi ini.
Sulpakar menjelaskan bahwa di Provinsi Lampung, pihaknya akan mengikuti kebijakan yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat. Saat ini, mereka berencana untuk mengimplementasikan *Kurikulum Merdeka* secara bertahap di sekolah menengah atas. "Kami akan menerapkan ini untuk meningkatkan fleksibilitas dalam pilihan pendidikan siswa," ungkapnya saat memberikan keterangan di Bandarlampung, Selasa.
Peniadaan jurusan tersebut merupakan salah satu langkah dalam pelaksanaan *Kurikulum Merdeka*, yang diyakini akan memberikan kebebasan bagi siswa untuk memilih bidang studi sesuai dengan minat dan bakat mereka. Menurut Sulpakar, penghapusan jurusan seperti Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), dan bahasa akan memberikan kesempatan lebih besar bagi siswa. "Dengan cara ini, mereka bisa menentukan apa yang ingin mereka pelajari, dan kita akan berupaya menggali semua potensi yang ada pada masing-masing siswa dengan maksimal," jelasnya.
Lebih lanjut, Sulpakar menegaskan bahwa sumber daya manusia di sektor pendidikan di daerahnya sudah siap untuk melaksanakan pola pembelajaran yang baru. "Kami telah mempersiapkan segalanya, termasuk tenaga pengajar. Ini artinya, siswa bisa bebas memilih pelajaran yang sesuai dengan impian mereka. Misalnya, bagi yang ingin jadi dokter, mereka dapat mengambil mata pelajaran yang relevan," tambah Sulpakar.
Dalam rancangan sistem pembelajaran ke depan, siswa akan dibagi ke dalam rombongan belajar yang sesuai dengan minat masing-masing. Sulpakar juga menjelaskan bahwa ini akan memudahkan siswa dalam menentukan arah masa depan mereka, baik untuk memilih profesi maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) berencana untuk menerapkan penghapusan jurusan di SMA secara bertahap. Secara nasional, telah terdaftar sekitar 365 ribu unit pendidikan yang akan mengadopsi *Kurikulum Merdeka* untuk siswa kelas 10.
Sekolah-sekolah yang belum terdaftar akan tetap menggunakan *Kurikulum 2013* hingga mereka mengajukan permohonan untuk menerapkan *Kurikulum Merdeka* pada tahun ajaran berikutnya. Dalam pelaksanaannya, pemilihan mata pelajaran juga akan mempertimbangkan ketersediaan guru untuk setiap disiplin ilmu. Menariknya, jumlah siswa dalam satu kelas untuk mata pelajaran pilihan tidak harus banyak, sehingga kelas dengan jumlah sedikit pun tetap dapat beroperasi dan memberikan pendidikan yang berkualitas.
ANTARA
Penghapusan Jurusan di SMA, Optimalisasi Potensi Siswa Lampung
Bagikan:

BANDAR LAMPUNG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Chelsea Dipermalukan Tottenham Hotspur 0-2 di Stamford Bridge
Ubed ke Final French Open setelah Tundukkan Lanier
Rachel/Febi Gagal ke Final French Open
Lewis Hamilton Tercepat dalam Sesi Latihan Bebas GP Amerika Serikat
Timnas Indonesia U15 Menang Telak atas Fiji, Hariri dan Dicky Dua Gol
Leo/Daniel Kandas di Semifinal French Open
Komentar (0)
Memuat komentar…







