MATARAM –
**Borneonews - Lombok Tengah**, Tim penilai lomba desa dan kelurahan tingkat nasional melaksanakan kunjungan ke Desa Puyung yang terletak di Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Tujuan dari kunjungan ini adalah untuk menilai berbagai inovasi yang telah diterapkan oleh pemerintah desa setempat. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Lombok Tengah, Lalu Rinjani, menjelaskan bahwa Desa Puyung mewakili Provinsi NTB dalam lomba desa tingkat nasional yang diselenggarakan pada tahun 2024. "Tim penilai datang untuk mengevaluasi berbagai inovasi yang telah kami programkan," ujarnya saat menerima kunjungan tim penilai di lokasi tersebut. Inovasi unggulan yang ditonjolkan oleh Desa Puyung mencakup pengelolaan sampah, pengembangan sektor kebudayaan, dan penerapan teknologi baru dalam produksi tahu tempe. Di samping itu, desa ini juga menerapkan metode *roasting* kopi secara digital, yang menunjukkan inovasi yang patut diapresiasi. Produk unggulan lain dari Desa Puyung adalah Nasi Balap Puyung, yang telah menarik minat banyak wisatawan dan menjadi ciri khas kuliner masyarakat Lombok. Selain itu, pelayanan administrasi di desa ini juga sudah dilakukan secara *online*, mengindikasikan kemajuan dalam digitalisasi layanan publik. Sekretaris Daerah Lombok Tengah, Lalu Firman Wijaya, menambahkan bahwa tim penilai dari Kementerian Dalam Negeri melakukan penilaian lapangan untuk lomba ini. "Mereka hadir untuk menilai pelayanan administrasi serta mengamati inovasi yang telah diimplementasikan di desa," jelasnya. Di kesempatan ini, Lalu Firman Wijaya juga berharap agar Desa Puyung dapat meraih juara pertama. Hal ini mengingat tahun lalu, Desa Semparu yang mewakili Lombok Tengah berhasil meraih posisi kedua dalam lomba desa 2023. "Program-program yang dilaksanakan di Desa Puyung sangat baik, dan kami berharap desa-desa lain juga bisa meniru inisiatif serupa untuk mempercepat pelayanan kepada masyarakat," ungkapnya. ANTARA