JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengungkapkan komitmennya untuk berkolaborasi dengan perguruan tinggi dalam upaya mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang tidak hanya kompeten, tetapi juga memiliki integritas serta siap bersaing di pasar kerja. Sekretaris Jenderal Kemnaker, Anwar Sanusi, menyatakan bahwa pihaknya terbuka untuk menjalin kerjasama antara dunia pendidikan dan dunia kerja. Langkah ini dianggap penting untuk menghadapi tantangan ketenagakerjaan yang semakin rumit. Pernyataan tersebut disampaikan saat ia memberikan sambutan pada acara Wisuda dan Dies Natalis ke-31 Universitas Malahayati yang dilangsungkan di Bandalampung, Provinsi Lampung. Anwar menjelaskan bahwa ekosistem pendidikan tinggi di Indonesia saat ini sedang menghadapi berbagai tantangan yang signifikan. Salah satu tantangan besar adalah disrupsi yang ditimbulkan oleh *Revolusi Industri 4.0*. Di samping itu, terdapat pula masalah *mismatch* antara kemampuan SDM dan kebutuhan di dunia kerja. Ia memaparkan bahwa tingkat pengangguran terbuka (TPT) untuk lulusan diploma dan universitas mencapai 5,49 persen, berdasarkan data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) per Februari 2024. Angka ini lebih tinggi dibandingkan dengan tingkat pengangguran secara umum yang berkisar di angka 4,82 persen, menunjukkan bahwa lulusan tinggi pendidikan mengalami kesulitan lebih besar dalam mendapatkan pekerjaan. "Keadaan ini tentunya menambah beban bagi kita semua. Oleh karena itu, saya mendorong perguruan tinggi untuk terus berinovasi dan mengembangkan kurikulum serta program pendidikan yang sesuai dengan tuntutan industri," tuturnya. Lebih lanjut, Anwar menyebutkan, berdasarkan data BPS, sekitar 12,76 persen dari 149,37 juta angkatan kerja Indonesia merupakan lulusan diploma dan universitas. Dalam hal ini, dari setiap 100 orang angkatan kerja, hanya 13 orang yang mempunyai tingkat pendidikan tinggi. "Ini menunjukkan bahwa kalian adalah individu yang terpilih. Teruslah belajar dan bangun jejaring karena masa depan Indonesia berada di tangan kalian," kata Anwar Sanusi mengakhiri sambutannya. ANTARA