**Borneonews - Jakarta**, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia telah meluncurkan kampanye yang dinamakan *Keep The Wonder*. Inisiatif ini merupakan langkah nyata untuk mewujudkan pariwisata berkualitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif yang berkelanjutan.
Dalam kegiatan peluncuran tersebut, Nia Niscaya, sebagai ahli utama kementerian dalam bidang pariwisata dan ekonomi kreatif, menjelaskan bahwa pariwisata berkelanjutan tidak hanya sekadar tren global, namun merupakan perhatian serius terhadap keberlanjutan alam dan lingkungan. Menurutnya, kampanye *Keep The Wonder* memiliki makna yang dalam, di mana kata "Keep" mengisyaratkan pentingnya menjaga, sedangkan "The Wonder" merujuk kepada Bumi dan ekosistemnya yang mencakup keindahan alam dan lingkungan di Indonesia.
Beberapa lokasi destinasi pariwisata, seperti Taman Nasional Baluran, Taman Nasional Ujung Kulon, Hutan Monyet Sangeh, serta Punti Kayu di Palembang, menjadi contoh konkret dari komitmen ini. Destinasi-destinasi tersebut sudah dikelola dengan cara yang berkelanjutan selama bertahun-tahun di Indonesia.
Lebih lanjut, Niscaya menjelaskan bahwa kampanye ini juga dihadirkan sebagai hadiah dari kementerian dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-79 pada 17 Agustus tahun ini. Ia mengajak para pelancong untuk berperilaku bertanggung jawab dengan mengintegrasikan nilai-nilai keberlanjutan dalam setiap perjalanan yang mereka lakukan.
Niscaya juga merinci bahwa tujuan kampanye ini adalah untuk menjawab tantangan yang dihadapi sektor pariwisata di Indonesia, di mana saat ini terdapat penekanan pada kualitas, pengalaman yang lebih baik, kesadaran akan pentingnya pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan, pengembangan ekonomi lokal, dan pembangunan sosial budaya yang inklusif.
Berdasarkan data dari *World Travel & Tourism Council*, sektor pariwisata global berkontribusi sebesar 9,1 persen terhadap produk domestik bruto (PDB), dengan peningkatan sebesar 23,3 persen dibandingkan tahun 2022. Di Indonesia, kontribusi sektor pariwisata terhadap PDB mencapai 5,3 persen pada tahun 2023.
Namun, sektor ini juga memberikan dampak negatif dalam bentuk peningkatan emisi karbon. Oleh karena itu, tren pariwisata berkelanjutan diharapkan dapat mengurangi dampak tersebut.
Dengan kampanye 'Keep the Wonder', marilah kita menjaga Bumi dan ekosistemnya agar tetap hidup untuk seribu tahun ke depan, tutup Niscaya dengan tegas.
ANTARA
Indonesia Luncurkan Kampanye Keep The Wonder untuk Pariwisata Berkelanjutan
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
PDIP Dukung Revisi UU Peradilan Militer Pascaputusan MK
Pemerintah Luncurkan Program Pengawal Energi untuk 3.679 SPBU
BI Kalteng Ingatkan Bahaya Jual Beli Rekening dan QRIS
Kebobolan pada Menit Akhir, Persela Ditahan Imbang De Red FC 2-2
Erick Thohir Berikan Surat Dukungan kepada Presiden FIFA
Gol Pablo Comitre Gagalkan Kemenangan Bali United di Markas Persita
Komentar (0)
Memuat komentar…







