**Borneonews - Palangka Raya**, Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas) di Kalimantan Tengah telah mengambil langkah signifikan untuk mengantisipasi kekeringan pada lahan pertanian yang sering terjadi saat musim kemarau. Sebanyak 39 unit pompa air telah disiapkan untuk membantu para petani dalam menjaga produktivitas pertanian mereka.
Penjabat Bupati Gumas, Herson B Aden, mengungkapkan bahwa Dinas Pertanian memiliki kesiapan untuk mengerahkan 39 unit pompa air tersebut. Langkah ini diambil untuk memberikan dukungan kepada para petani dalam menghadapi tantangan yang muncul akibat musim kemarau yang diprediksi akan berlangsung selama beberapa pekan ke depan.
Herson juga menekankan komitmen pemerintah daerah untuk secara aktif membantu para petani di Gumas. Melalui Dinas Pertanian, mereka siap memberikan solusi agar pertanian tetap dapat berproduksi meski cuaca tidak mendukung.
Kepala Dinas Pertanian (Distan) Gumas, Aryantoni, menjelaskan bahwa penggunaan pompa air akan dikombinasikan dengan program pengairan yang memanfaatkan embung. Kerja sama dengan Bidang Pengairan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Gumas menjadi kunci dalam pelaksanaan program ini.
Dalam penjelasannya, Aryantoni menyatakan bahwa sistem pompanisasi berfungsi untuk mengalirkan air dari sumber-sumber terdekat menuju lahan pertanian. Pompa tersebut dijalankan menggunakan mesin baik listrik maupun diesel untuk mengalirkan air dari sungai ke area pertanian yang membutuhkan.
Sementara itu, dalam konteks pemanfaatan embung, Aryantoni menjelaskan bahwa sistem ini berfungsi untuk menampung air dalam jumlah besar saat musim hujan. Dengan begitu, air hujan yang tertampung bisa digunakan secara efektif saat musim kemarau tiba, sehingga tidak ada sumber daya yang terbuang sia-sia.
Air yang disimpan dalam embung selanjutnya dapat dialirkan melalui saluran kecil atau pipa menuju lahan pertanian yang sedang dikelola oleh para petani, sehingga mereka dapat mengatasi masalah kekeringan tersebut.
Kepala Bidang Tanaman dan Holtikultura, Nopitrio Eka, menambahkan bahwa total terdapat 20 embung yang tersebar di 15 desa dan kelurahan yang berada di delapan kecamatan dalam wilayah Gumas.
Sebaran dari embung tersebut termasuk satu unit di Sepang Kota, Tewai Baru, dan Pematang Limau di Kecamatan Sepang, serta satu unit di Tumbang Danau dan Dahian Tambuk di Kecamatan Mihing Raya. Selain itu, terdapat dua unit di Tumbang Hakau, dan satu unit di Pilang Munduk, Tampang Tumbang Anjir, dan Kuala Kurun di Kecamatan Kurun.
Lebih lanjut, Nopitrio menyebutkan adanya empat unit embung di Kelurahan Tewah, satu unit di Tumbang Rahuyan di Kecamatan Rungan Hulu, satu unit di Tumbang Sepan di Kecamatan Manuhing, dan satu unit di Tumbang Oroi di Kecamatan Manuhing Raya. Terakhir, juga ada satu unit di Tumbang Bunut dan dua unit di Karya Bakti di Kecamatan Rungan.
Dengan upaya ini, pemerintah daerah berharap dapat memberikan dukungan yang optimal bagi para petani dan menjaga ketahanan pangan di kawasan Gumas meskipun dihadapkan pada kondisi cuaca yang kurang menguntungkan.
ANTARA
Pemkab Gumas Siapkan Pompa Air dan Embung untuk Cegah Kekeringan
Bagikan:

PALANGKARAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Varrel/Wardana Terhenti di Semifinal Indonesia Masters
SKK Migas Umumkan Pengurangan Ekspor Gas ke Singapura
Hangtuah Kalahkan Satya Wacana 62-58 di IBL All Indonesian
Tim Boccia Indonesia Bertekad Jaga Performa hingga Paralimpiade
Bupati Kotim Prihatin Kebun Warga Terbakar dan Terancam Kehilangan Penghasilan
Kim Jong-un Kunjungi China Jelang Peringatan Perang Korea
Komentar (0)
Memuat komentar…






