BORNEONEWS, Barito Selatan - Sejak H-7 arus mudik khusunya penumpang bus di terminal kota Buntok terlihat terus membludak. Terutama pada bus jurusan Buntok–Banjarmasin yang terlihat selalu penuh sesak penumpang.
Hal sama juga terlihat pada angkutan bus Damri trayek Buntok – Palangka Raya PP. Pada hari-hari biasa bus Damri hanya memberangkatkan satu unit bus. Namun sejak H-7 dua-tiga buah bus datang dan pergi guna melayani trayek Buntok – Palangkaraya tersebut.
Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) terminal Buntok Kota, Bersinar, mengatakan, meningkatnya jumlah penumpang bus antarkota antarprovinsi dari terminal kota Buntok tersebut merupakan arus mudik.
“Ya, peningkatan jumlah penumpang yang kita berangkatkan dari terminal Buntok Kota ke Banjarmasin dan Palangka Raya benar-benar meningkat dari hari-hari biasanya. Begitu juga penumpang yang datang,” kata Bersinar kepada Borneonews, Senin (4/7/2016).
Ia mengatakan, pada hari-hari biasa, bus tujuan Banjarmasin biasanya yang berangkat hanya satu buah bus dengan jumlah penumpang paling banyak 3–4 orang.
Namun sejak memasuki H-7, terang dia, bus yang datang dan berangkat dari dan ke Banjarmasin semua kursi selalu terisi penuh penumpang.
Begitu juga bus Damri dari dan ke Palangka Raya, biasanya hanya satu armada setiap hari kini meningkat sampai dua buah armada bus.
“Seiring meningkatnya jumlah penumpang menjelang Lebaran 1437 H kali ini, kita juga selalu standby di Posko terminal yang telah dibentuk sejak memasuki H-7 beberapa hari lalu,” jelas Sinar.
Sementara di tempat terpisah, Kadishub Kominfo Barsel Sintanu tidak menepis peningkatan penumpang di terminal Buntok Kota tersebut.
Sementara untuk jalur udara dan sungai jelas, nampak seperti hari biasa tidak ada peningkatan yang signifikan. (URIUTU DJAPER/m)


