PALANGKARAYA –
**Borneonews - Muara Teweh**, Pemerintah Kabupaten Barito Utara, yang terletak di Kalimantan Tengah, telah melaksanakan pelatihan untuk perbengkelan kendaraan roda dua. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan serta pendidikan sumber daya manusia, di mana proses pelatihan difokuskan pada penguasaan kompetensi vokasi. Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi, dan UKM Barito Utara, M Mastur, menjelaskan bahwa pelatihan ini dirancang untuk membekali peserta dengan keterampilan yang diperlukan sebagai tenaga kerja di bidang bengkel roda dua. Inisiatif ini ditujukan bagi individu yang belum memiliki pekerjaan dan keterampilan khusus dalam bidang ini. Sebanyak 16 peserta terdaftar untuk mengikuti pelatihan yang berlangsung dari tanggal 27 Agustus hingga 10 September 2024. Kegiatan ini diadakan di aula Dinas Nakertranskop UKM serta aula UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Barito Utara. Melalui pelatihan ini, diharapkan para peserta dapat meningkatkan daya saing mereka dalam dunia usaha serta mempersiapkan diri untuk berwirausaha secara mandiri. Mastur menekankan bahwa pelatihan ini diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan pendapatan masyarakat serta membantu mengurangi tingkat pengangguran dan kemiskinan di daerah tersebut. Ia mendorong peserta untuk mempertahankan motivasi dan semangat belajar yang tinggi selama proses pelatihan berlangsung. Selain itu, penting bagi peserta untuk terus meningkatkan pengetahuan, wawasan, serta keterampilan yang sesuai dengan minat masing-masing. Mereka juga diingatkan untuk tetap peka terhadap perkembangan teknologi dan informasi yang berlangsung dengan pesat. Mastur mengingatkan bahwa tantangan dan kegagalan seharusnya tidak menghalangi semangat peserta untuk mencapai kesuksesan. Justru, kegagalan tersebut dapat menjadi pelajaran berharga dan pendorong untuk bangkit kembali. Pemerintah telah berkomitmen untuk mempercepat pembangunan sumber daya manusia dan ekonomi masyarakat, sebagaimana dijelaskan oleh Bupati Barito Utara yang sebelumnya, Nadalsyah, serta penjabat bupati saat ini, Muhlis. Oleh karena itu, kolaborasi yang baik antara semua pemangku kepentingan, baik dari organisasi perangkat daerah, sektor swasta, maupun masyarakat sangat diharapkan. Mastur juga mengajak seluruh peserta pelatihan untuk mengikuti kegiatan ini dengan serius. Ia menekankan pentingnya upaya berkelanjutan dalam mengembangkan keterampilan dan pengetahuan setelah pelatihan selesai, untuk menjadi lebih profesional dan kompetitif di berbagai bidang yang ada. Kepada para instruktur, Mastur mengharapkan agar materi teknis dapat disampaikan dengan cara yang mudah dipahami oleh peserta, sehingga mereka dapat menerapkannya dengan baik setelah pelatihan selesai. ANTARA