BORNEONEWS, Sampit - Libur lebaran Idul Fitri kerap dimanfaatkan warga Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), untuk berwisata. Salah satunya di Pantai Ujung Pandaran, yang berada di Desa Ujung Pandaran, Kecamatan Teluk Sampit. Dengan adanya hal itu, aparat kepolisianpun langsung melakukan pengaman di tempat tersebut, guna menjamin keamanan dan kenyamanan warga selama berwisata.

"Sudah kami dirikan tenda pengamanan di lokasi wisata itu, bahkan di beberapa titik kami tempatkan anggota, agar hal-hal tidak diinginkan tak terjadi," ujar Kapolres Kotim AKBP Hendra Wirawan. 

Pengamanan ditempat tersebut bukan tanpa sebab, karena setiap tahunnya wisata pantai itu kerap dipadati puluhan ribu pengunjung. Bahkan tidak hanya warga lokal yang datang ke tempat itu, namun juga warga luar daerah. Adanya sejumlah vila yang disewakan juga menjadi daya tarik trsendiri bagi pantai paling ujung di daerah selatan tersebut. 

"Hampir setiap tahun di pantai ini ramai pengunjung, jadi kami tidak akan mau kecolongan dari para pelaku kriminal, " ungkap Hendra. 

Dalam pengamanan itu nantinya juga tidak hanya dijaga oleh polisi berpakaian dinas saja, namun juga berpakaian preman. Hal ini dilakukan agar pelaku kriminal dapat terdeteksi dan tidak leluasa melakukan aksinya. 

Selain di pantai Ujung Pandaran, masih ada delapan titik pengamanan, baik di dalam kota maupun di luar kota.

Untuk di dalam kota, yakni di perempatan Jl HM Arsyad-MT Haryono, Taman Kota, Pelabuhan, Bandara, serta Persimpangan Favo atau sekitar area pasar. Sementara untuk di luar kota yakni Desa Sebabi,  dan Desa Pelantaran.

Pengamanan itu dilakukan bukan hanya samata mengamankan area jalan saja, namun juga dapat menjadi tempat berteduh warga yang mudik lebaran. Sehingga perjalanan tidak merasa terganggu dan tentunya lebih nyaman. (M HAMIM/m)