KUPANG –
**Borneonews - Labuan Bajo**, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memproyeksikan bahwa cuaca di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, akan mengalami kondisi cerah berawan hingga berawan tebal selama seminggu ke depan. Kepala Stasiun Meteorologi Komodo, Maria Patricia Christin Seran, menjelaskan bahwa terdapat potensi terjadinya hujan ringan di kawasan Manggarai Barat, khususnya di bagian selatan, tengah, dan timur. Fenomena ini diperkirakan akan dipengaruhi oleh daerah belokan angin yang terdapat di atas Pulau Flores, yang kemungkinan akan muncul dalam rentang waktu dua hingga tiga hari ke depan. Arah angin yang mendominasi wilayah tersebut dalam seminggu ini adalah dari Timur-Tenggara. Selain itu, kondisi perairan di Manggarai Barat terbagi menjadi dua bagian. Untuk perairan Selat Sape bagian utara, tinggi gelombang laut diperkirakan berkisar antara 0,5-1,25 meter dan masuk dalam kategori rendah. Sementara itu, perairan Selat Sape bagian selatan memiliki tinggi gelombang yang terklasifikasi sedang, yaitu antara 1,25-2,5 meter. Suhu udara di Manggarai Barat saat ini berada dalam rentang 24-33 derajat Celsius. Kondisi ini menunjukkan adanya peningkatan suhu dibandingkan bulan Juli, yang disebabkan oleh puncak musim kemarau yang terjadi pada bulan Agustus. Maria Patricia menambahkan bahwa letak Indonesia yang dekat dengan ekuator berperan penting dalam peningkatan suhu. Dalam beberapa bulan ke depan, termasuk Agustus dan September, posisi matahari akan relatif tinggi di langit. Hal ini mengakibatkan radiasi matahari yang lebih langsung dan intens, sehingga suhu udara cenderung lebih tinggi, terutama pada periode musim kemarau yang ditandai dengan sedikitnya awan dan curah hujan yang rendah. Tingginya suhu ini juga membawa risiko meningkatnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Oleh karena itu, BMKG menghimbau masyarakat di wilayah Manggarai Barat untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca dan mengikuti anjuran keselamatan, seperti membatasi aktivitas di luar ruangan saat suhu meningkat menjelang siang hingga sore hari. Dalam hal beraktivitas di luar rumah, penggunaan tabir surya sangat dianjurkan untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari, disertai dengan menjaga kecukupan cairan tubuh, terutama saat cuaca panas atau saat melakukan aktivitas fisik. BMKG juga meminta warga untuk menjaga kebersihan lingkungan sebagai langkah pencegahan kebakaran. Hal ini termasuk menghindari pembakaran sampah tanpa pengawasan, tidak membuang puntung rokok sembarangan, dan segera melaporkan tanda-tanda kebakaran jika ditemukan. Bagi pelaut dan wisatawan yang berkunjung ke perairan Taman Nasional Komodo, disarankan untuk selalu memantau kondisi gelombang dan angin, serta mengikuti panduan keselamatan saat berada di laut. ANTARA