JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Petarung kelas berat ringan Ultimate Fighting Championship (UFC), Magomed Ankalaev, mengemukakan bantahan atas tuduhan dirinya yang dianggap menolak tawaran untuk bertanding memperebutkan gelar juara UFC. Dalam sebuah pernyataan yang dirilis melalui akun media sosialnya, Magomedov memberikan klarifikasi kepada rekan sesama petarung, Alex Pereira, yang menyebutnya menolak kesempatan untuk bertarung. Dalam unggahan yang dapat diakses melalui platform *X*, Magomedov secara tegas menanggapi pernyataan Pereira dengan menyebutnya sebagai pembohong. Ia menyatakan bahwa CEO UFC, Dana White, tidak pernah memberikan tawaran pertarungan kepada dirinya melawan Pereira. Hal ini menunjukkan bahwa Magomedov tidak setuju dengan narasi yang dibangun oleh Pereira mengenai penolakannya. Magomedov dijadwalkan akan bertarung melawan Aleksandar Rakic pada 26 Oktober di UFC 308 yang akan berlangsung di Abu Dhabi. Pertarungan ini diharapkan akan menjadi langkah penting bagi Magomedov untuk meraih peluang lebih besar dalam ajang UFC, terutama setelah Pereira berhasil mempertahankan gelar kelas berat ringan melawan Khalil Rountree di UFC 307. Pereira, yang baru-baru ini mengunggah video di saluran *YouTube*-nya, menyatakan harapannya untuk bertanding melawan Magomedov di masa depan. Namun, ia mengklaim bahwa Magomedov tidak ingin melawan dirinya, sebuah pernyataan yang langsung dibantah oleh Magomedov. Dalam komentarnya, Pereira menekankan bahwa keinginannya untuk bertarung melawan Magomedov muncul setelah ia mempertahankan sabuk juara kelas berat ringan dengan cara yang spektakuler. Meskipun demikian, Pereira mempertanyakan alasan di balik penolakan Magomedov, apakah terkait tempat pertandingan atau ketidakberanian untuk bertarung. Pereira mengklaim bahwa Magomedov bukan seorang juara sehingga seharusnya tidak memiliki hak untuk memilih lawan. Ia juga menekankan bahwa pertarungan yang ditawarkan kepada Magomedov adalah peluang yang tidak boleh disia-siakan. Meskipun demikian, Pereira merasa ada alasan tertentu dari Magomedov yang tidak diketahuinya dan berkomitmen untuk menunjukkan bahwa dirinya tidak takut terhadap siapa pun di dalam octagon. Perbalahan ini menampilkan dinamika menarik dalam dunia UFC, di mana banyak petarung berusaha untuk mendapatkan kesempatan bertarung demi mengejar impian meraih gelar juara. ANTARA