BANDUNG –
**Borneonews - Bandung**, Calon Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengungkapkan bahwa setelah menyelesaikan proses pendaftaran untuk mengikuti Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jabar, dia akan langsung bergerak untuk terjun ke masyarakat. Menurut Dedi, langkah ini diambil untuk menyerap berbagai aspirasi yang akan menjadi dasar pembuatan program kerja, seandainya dia dan pasangannya, Erwan Setiawan, mendapatkan kepercayaan masyarakat untuk memimpin. Dedi menekankan pentingnya berinteraksi langsung dengan warga, seperti halnya dia yang akan kembali berkeliling menggunakan sepeda motor dan mobil untuk menjumpai masyarakat. Hal ini bertujuan untuk menyelesaikan berbagai permasalahan yang dapat diatasi secara langsung. "Secara kelembagaan, kami tidak memiliki otoritas penuh untuk menyelesaikannya, makanya interaksi ini penting," tuturnya saat memberikan keterangan kepada media di Kompleks KPU Jabar. Lebih lanjut, Dedi menyampaikan bahwa setelah mendaftar, dia dan Erwan juga akan terus melakukan konsolidasi dengan berbagai partai politik untuk memperkuat dukungan dan membangun hubungan yang harmonis. “Harapan kami tentunya adalah untuk meraih kemenangan yang signifikan,” tambahnya. Saat memasuki tahap kampanye nanti, Dedi menegaskan bahwa mereka akan menghindari aktivitas yang bersifat seremonial. Ia berkomitmen untuk lebih mengedepankan kegiatan yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat. “Kami ingin fokus pada hal-hal yang substansial, agar tidak mengganggu ketertiban lalu lintas dan kenyamanan masyarakat,” ungkapnya. Pasangan Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan mendapatkan dukungan dari lima partai dalam koalisi Indonesia Maju, yang terdiri dari Partai Gerindra, Golkar, PAN, Demokrat, dan PSI. Total, koalisi ini memiliki 55 kursi, dengan rincian Gerindra memiliki 20 kursi, Golkar 19 kursi, Demokrat 8 kursi, PAN 7 kursi, dan PSI 1 kursi. Tidak hanya itu, terdapat sembilan partai non-parlemen yang juga menyatakan dukungannya kepada pasangan ini. Partai-partai tersebut antara lain adalah Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Gelombang Rakyat (Gelora), Partai Garuda, Partai Rakyat Adil Makmur (Prima), Partai Ummat, Perindo, PKN, Hanura, dan Partai Buruh. Dedi dan Erwan berharap dengan dukungan luas ini, mereka dapat menjalankan kotestasi dengan lebih efektif. ANTARA