JAKARTA –
**Borneonews - Beijing**, Penasihat Keamanan Nasional Amerika Serikat, Jake Sullivan, telah tiba di Beijing, China, pada hari Selasa untuk memulai kunjungan yang akan berlangsung selama tiga hari. Kunjungan ini berlangsung di tengah meningkatnya ketegangan dalam hubungan diplomatik antara dua negara besar dunia tersebut, seperti yang dilaporkan oleh media China Central Television (CCTV). Setibanya di Bandar Udara Beijing, Sullivan disambut oleh Yang Tao, Direktur Jenderal Kementerian Luar Negeri China untuk Urusan Amerika Utara dan Oseania, serta Duta Besar Amerika Serikat untuk China, Nicholas Burns. Kunjungan Sullivan ini diakui sebagai yang pertama oleh penasihat keamanan nasional AS dalam delapan tahun terakhir. Oleh karena itu, kunjungan ini dianggap sebagai persiapan penting menjelang pertemuan puncak mendatang antara Presiden Joe Biden dan Presiden Xi Jinping. Kedatangan Jake Sullivan menjadi langkah krusial untuk merealisasikan konsensus yang telah dicapai oleh kedua pemimpin dalam pertemuan mereka di San Francisco pada 15 November 2023. Dalam rangka membahas dan menstabilkan ketegangan yang ada, Sullivan dijadwalkan untuk bertemu dengan Menteri Luar Negeri Wang Yi selama kunjungan tiga harinya, yang akan berlangsung pada hari Selasa dan Rabu. Dalam 16 bulan terakhir, kedua pejabat tersebut telah melakukan pertemuan sebanyak empat kali di berbagai lokasi, termasuk Wina, Malta, Washington, dan Bangkok. Hal ini menunjukkan upaya kedua negara dalam menjalin komunikasi yang konstruktif untuk meredakan konflik dan mencapai pemahaman yang lebih baik satu sama lain. ANTARA