SURABAYA –
**Borneonews - Surabaya**, Sejumlah partai yang tidak memiliki perwakilan di parlemen, yaitu Partai Buruh, Partai Gelora, Partai Bulan Bintang (PBB), dan Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), telah mendeklarasikan dukungan mereka terhadap pasangan Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak. Mereka telah menyerahkan formulir B1-KWK sebagai syarat untuk berpartisipasi dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Timur yang dijadwalkan pada tahun 2024. Ketua Exco Partai Buruh Jawa Timur, Jazuli, menjelaskan setelah prosesi penyerahan dukungan di Surabaya bahwa pihaknya sebelumnya telah menjalin komunikasi dengan PDI Perjuangan. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil yang jelas terkait calon yang akan diusung oleh PDIP. Jazuli menegaskan, "Kami tidak menemukan kesepakatan dan tidak ada kepastian mengenai pasangan calon dari PDIP." Salah satu alasan yang mendasari dukungan Partai Buruh kepada Khofifah dan Emil adalah keberhasilan keduanya dalam memimpin daerah Jawa Timur selama lima tahun terakhir. Jazuli menyatakan bahwa pasangan ini dinilai memiliki perhatian yang besar terhadap masyarakat kecil. Ia mengungkapkan, "Dari semua calon yang ada, Bu Khofifah dan Pak Emil masih layak untuk kami pilih kembali. Mereka menunjukkan keberpihakan kepada guru, misalnya melalui kenaikan upah dan kebijakan afirmasi untuk anak-anak buruh." Dalam momen tersebut, Khofifah juga menyampaikan kabar baik bahwa masih ada tambahan tiga partai politik lain yang akan memberikan dukungan melalui formulir B1-KWK setelah Partai Buruh. "Setelah ini, akan ada tiga lagi rekomendasi dukungan dari partai nonparlemen," ujarnya. Dukungan dari partai-partai nonparlemen ini memberikan dorongan semangat tersendiri bagi Khofifah dan Emil dalam menghadapi tantangan Pilkada Jawa Timur 2024. Khofifah berharap sinergi antara semua elemen partai pengusung, relawan, dan masyarakat Jawa Timur dapat terbentuk dengan baik untuk mencapai kemenangan dalam pemilihan yang dijadwalkan pada 27 November mendatang. ANTARA