BORNEONEWS, Kasongan - Empat warga Desa Samba Bakumpai Kecamatan Katingan Tengah Kabupaten Katingan yang hendak mudik lebaran ke Banjarmasin, Kalsel mengalami kecelakaan di Jalan Kasongan-Pendahara mengakibatkan satu orang diantaranya tewas, Senin (4/7) sekitar pulul 8.00 Wib.
Keempat warga Samba Bakumpai ini terdiri dari satu keluarga. Masing-masing Prawoto, 58, yang memboncengkan istrinya, Mursiyah, 50. Kemudian kedua anaknya, yakni Samsuri, 24, yang memboncengkan, Dela Suci Pratiwi, 8 sang adik.
Saat itu Prawoto mengendarai Yamaha Jupiter Z DA 3026 SV hitam, sementara sang anak (Samsuri) mengendarai Yamaha Jupiter MX KH 5873 NT. Kendaraan mereka beriringan menuju arah Kasongan dengan motor yang dikendarai Prawoto berada di depan.
Namun sesampainya di ruas Jalan Kasongan-Pendahara Km 20, tepatnya setelah melewati Jembatan Tehang pada trek lurus, dari arah berlawanan muncul kendaraan roda empat yang melaju kencang.
Kendaraan roda empat ini sempat menyerempet motor yang dikemudikan Prawoto. Diduga karena terkejut Prawoto yang memboncengkan istrinya Mursiyah langsung mengerem mendadak.
Akibatnya Samsuri yang berada persis d ibelakang motor bapaknya, itu tidak dapat mengendalikan sepeda motornya hingga menabrak bagian belakang kendaraan yang ditumpangi bapak dan ibunya itu.
Kedua motor dan pengendaranya inipun kemudian sama-sama terjatuh ke aspal hingga menyebabkan keempat keluarga yang terdiri dari bapak, istri, dan kedua anaknya ini sama-sama mengalami luka-luka di bagian anggota tubuhnya.
Selang beberapa saat kemudian keempatnya ditolong warga untuk kemudian diantarkan ke RSUD Mas Amsyar Kasongan. Namun setelah sekitar setengah jam dirawat, nyawa Mursiyah tidak dapat tertolong lagi akibat luka serius di bagian kepala.
Sementara suaminya, Prawoto dan dua anaknya selamat. Prawoto mengalami luka parah di bagian punggung, sementara dua anak mereka hanya mengalami luka lecet-lecet.
"Kami tadi pagi sekitar setengah tujuh berangkat dari rumah Desa Samba Bakumpai, sebab Abah ingin merayakan hari raya di kampungnya di Banjarmasin, tapi kami mendapat celaka," ungkap Samsuri, anak pertama pasangan Prawoto-Mursiyah saat menunggui jasad ibunya yang baru saja menghembuskan nafas terakhirnya di UGD RSUD Mas Amsyar Kasongan.
Samsuri mengaku jika saat itu ada kendaraan roda empat warna putih yang melaju kencang arah Tumbang Samba.
"Saya tidak tahu persis apakah mobil warna putih itu sempat menyerempet kendaraan bapak atau tidak. Yang jelas setelah itu bapak ngerem mendadak, hingga motor saya sempat menabrak motor bapak," akunya.
Sementara itu Kapolres Katingan AKBP Tato Pamungkas Suyono dikonfirmasi melalui Kasat Lantas AKP Salahidin membenarkan jika ada kecelakaan lalulintas di Jalan Kasongan-Pendahara yang menyebabkan satu warga Desa Samba Bakumpei itu meninggal dunia.
"Anggota saat ini sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut dan mendatangi ke TKP mengenai sebab-sebab kecelakaan," kata Kasat Lantas Polres Katingan AKP Salahidin.
Sementara, menurut keterangan Eriko, dokter yang menangani pasien laka menuturkan jika Mursiyah mengalami luka cukup parah terutama di bagian kepala.
"Korban tadi sempat bertahan sekitar setengah jam sebelum akhirnya meninggal dunia. Karena infonya tadi helm korban terlepas saat kecelakaan, dan kemungkinan ada benturan di kepala," katanya. (ABDUL GOFUR/m)








