**Borneonews - Purwakarta**, Calon Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengungkapkan komitmennya untuk mengatasi masalah gizi buruk yang masih terjadi di kalangan masyarakat. Ia menekankan pentingnya optimalisasi anggaran demi tercapainya tujuan tersebut.
Dedi Mulyadi menyatakan, "Saya ingin memerdekakan anak-anak dari gizi buruk. Oleh karena itu, ketersediaan pangan yang berkualitas harus menjadi prioritas." Pernyataan ini disampaikannya usai mendaftar sebagai calon gubernur di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat, di Bandung.
Ia menegaskan tekadnya untuk membebaskan masyarakat dari masalah gizi buruk. Salah satu langkah yang akan diambilnya adalah memastikan ketersediaan pangan yang bergizi, baik untuk anak-anak maupun keluarga. Menurutnya, adalah kewajiban pemerintah untuk melakukan intervensi serta memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya kebutuhan pangan yang bergizi. "Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan mensubsidi kebutuhan pangan masyarakat," tuturnya.
Dedi menambahkan, upaya pengentasan gizi buruk tidak cukup hanya dengan memberikan makanan. Yang jauh lebih penting adalah edukasi mengenai makanan bergizi. Selama ini, katanya, banyak anak-anak yang cenderung mengonsumsi makanan tidak sehat tanpa mempertimbangkan kebutuhan gizinya. "Anak-anak sering kali jajan sembarangan dan menghabiskan uang tanpa pemahaman tentang kebutuhan gizi mereka," jelasnya.
Selain masalah gizi, Dedi juga berkomitmen untuk mengoptimalkan penggunaan anggaran agar lebih efektif. Ia menyatakan bahwa ketersediaan anggaran yang acap kali menjadi kendala penting bagi pembangunan, khususnya di daerah-daerah terpencil.
Dalam rencananya, efisiensi anggaran akan diprioritaskan, tidak hanya untuk mempercepat pembangunan di desa-desa, tetapi juga untuk penataan wilayah perkotaan. Dedi berkomitmen untuk mengurus desa dan juga menata kota dengan baik. "Kita harus membangun transportasi yang terintegrasi dan memfasilitasi kebutuhan buruh, seperti membangun apartemen. Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) harus digunakan untuk kepentingan rakyat dan tidak boleh diboroskan," ungkapnya.
Pada pemilihan kepala daerah Jawa Barat 2024, pasangan calon Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan mendapat dukungan dari berbagai partai, termasuk Partai Gerindra, Golkar, Demokrat, PAN, dan PSI. Mereka juga memperoleh dukungan dari sembilan partai politik non-parlemen dalam kampanye mendatang.
ANTARA
Dedi Mulyadi Berkomitmen Atasi Gizi Buruk di Jawa Barat
Bagikan:

BOGOR –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kebakaran Hebat Hanguskan 4 Rumah dan 1 Masjid di Kotim
Saingi China, Pabrik Mobil Jepang Pangkas Masa Pengembangan Model Baru
PDIP Dukung Revisi UU Peradilan Militer Pascaputusan MK
Pemerintah Luncurkan Program Pengawal Energi untuk 3.679 SPBU
BI Kalteng Ingatkan Bahaya Jual Beli Rekening dan QRIS
Kebobolan pada Menit Akhir, Persela Ditahan Imbang De Red FC 2-2
Komentar (0)
Memuat komentar…







