**Borneonews - Yogyakarta**, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengimbau kepada masyarakat, terutama kepada calon pelamar yang ingin mendaftar sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) atau Aparatur Sipil Negara (ASN), agar tidak tertipu oleh oknum calo. Oknum ini sering mengklaim bisa membantu peserta lolos dalam ujian seleksi CPNS dengan iming-iming yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Kepala BKD DIY, Amin Purwani, menegaskan pentingnya untuk tidak mempercayai tawaran dari pihak manapun yang mengaku bisa mempermudah prosedur pendaftaran dan ujian CPNS. Ia menekankan bahwa seluruh tahapan dalam proses seleksi harus dilakukan secara mandiri oleh setiap pelamar. Menurutnya, proses pendaftaran CPNS yang dilakukan secara daring, bersama dengan tahap seleksi administrasi dan ujian tertulis yang menggunakan sistem *computer-assisted test* (CAT), tidak memberikan ruang bagi pihak luar untuk memberikan bantuan. Amin Purwani menuturkan, "Tidak ada yang dapat membantu, kecuali diri sendiri. Dan jika ada yang menawarkan bantuan dengan imbalan uang, sebaiknya jangan dipercaya." Ia menambahkan bahwa hasil dari setiap tahapan seleksi akan ditampilkan secara online dan transparan, sehingga dapat diakses serta dilihat langsung oleh semua peserta. Pada tahun 2024, Pemerintah Daerah (Pemda) DIY telah membuka kesempatan bagi 378 formasi CPNS untuk warga negara Indonesia. Dari jumlah tersebut, sebanyak 359 formasi ditujukan untuk tenaga teknis, sementara 19 formasi lainnya untuk tenaga kesehatan. Bagi masyarakat yang berminat untuk mendaftar sebagai CPNS di Pemda DIY tahun 2024, pendaftaran dapat dilakukan melalui situs resmi Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) di https://sscasn.bkn.go.id. ANTARA