PALANGKARAYA –
**Borneonews - Kuala Kapuas**, Pemerintah Kabupaten Kapuas di Kalimantan Tengah secara aktif berupaya untuk memberikan motivasi kepada petani padi dalam rangka meningkatkan hasil produksi, khususnya untuk padi sawah. Hal ini dilakukan mengingat sektor pertanian menjadi salah satu pilar utama perekonomian di daerah ini. Sekretaris Daerah Kapuas, Septedy, menjelaskan bahwa pemerintah daerah tidak pernah jenuh dalam mengajak serta memotivasi para petani. Hingga kini, kontribusi sektor pertanian dari Kapuas terbukti signifikan, di mana lebih dari 50 persen produksi padi di provinsi Kalimantan Tengah bersumber dari wilayah ini. Pemkab Kapuas berkomitmen untuk mendorong para petani agar lebih memanfaatkan teknologi pertanian modern dan efektif. Ini termasuk penggunaan benih unggul, pemupukan yang seimbang, serta penerapan teknik irigasi yang sesuai. Kerja sama yang erat antara petani dan pemerintah daerah dinilai sangat penting. Septedy menegaskan bahwa Pemkab Kapuas akan terus memberikan dukungan kepada petani, baik dalam bentuk pelatihan, bantuan alat pertanian, maupun memberikan akses yang lebih luas ke pasar. Ia juga menyarankan agar petani mengambil bagian dalam berbagai program pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan, seperti program subsidi pupuk dan bantuan langsung tunai. Sebagai langkah konkret, pada bulan Agustus 2024, Kabupaten Kapuas akan melaksanakan panen sambil mencanangkan penanaman padi baru sebagai bagian dari upaya optimalisasi lahan di Handil Sinjung, yang berada di Desa Anjir Serapat Tengah, Kecamatan Kapuas Timur. Upaya ini merupakan bagian dari program optimalisasi lahan (Oplah) yang mencakup area seluas 245 hektare di Handil Sinjung, dengan total potensi di Kecamatan Kapuas Timur mencapai 1.326 hektare. Dengan demikian, Septedy menyatakan rasa syukur dan optimisme bahwa indeks pertanaman di Kabupaten Kapuas dapat terjaga dan terus meningkat. ANTARA