JAYAPURA –
**Borneonews - Jayapura**, Pemerintah Kota Jayapura, Papua, mengumumkan bahwa seluruh petugas yang terlibat dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 akan mendapatkan perlindungan dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS Ketenagakerjaan) untuk memastikan jaminan keselamatan saat menjalankan tugas. Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Kota Jayapura, Nur Bi Adji, menyampaikan hal tersebut dalam sebuah pernyataan pada Selasa di Jayapura. Ia menegaskan bahwa perlindungan ini penting untuk memberikan rasa aman kepada petugas pilkada, terutama karena akan ada pemilihan umum presiden dan wakil presiden, serta anggota legislatif yang juga dilaksanakan pada Februari 2024. "Kami berusaha agar setiap petugas pilkada dapat melaksanakan tugas mereka tanpa rasa cemas. Perlindungan ini untuk memberikan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi mereka," ujar Adji. Ia menambahkan, bahwa dukungan pemerintah daerah melalui BPJS Ketenagakerjaan merupakan wujud perhatian terhadap para petugas pilkada. Adji menyatakan bahwa pihaknya akan menjalin komunikasi dengan BPJS Ketenagakerjaan setempat untuk memastikan seluruh pegawai yang bertugas selama proses pilkada mendapatkan perlindungan yang layak. Dalam penjelasannya, ia juga merujuk kepada insiden sebelumnya ketika seorang anggota perlindungan masyarakat (linmas) di Kampung Yoka meninggal dunia selama pelaksanaan pemilu, dan keluarganya menerima santunan sebesar Rp118 juta dari BPJS Ketenagakerjaan. Lebih lanjut, Adji menekankan bahwa pilkada adalah agenda nasional yang memerlukan kerjasama semua pihak untuk mencapai keberhasilan. Oleh karena itu, penting bagi semua petugas penyelenggara untuk mendapatkan perlindungan sosial dari risiko yang mungkin mereka hadapi saat menjalankan tugas. "Ini menjadi perhatian kami. BPJS Ketenagakerjaan juga berharap agar seluruh petugas pilkada mendapatkan perlindungan yang memadai," tutupnya. ANTARA