JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, TNI Angkatan Udara bersama Royal Australian Air Force (RAAF) mengadakan seminar yang bertajuk *Tools Control Improvement Program* (TCIP) dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mengenai keselamatan di bidang penerbangan. Acara tersebut dilaksanakan di Ruang Rapat Sumitro, Sekolah Adminstrasi Penerbangan Angkatan Udara (Sekkau) di Jakarta pada hari Senin, 26 Agustus. Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah personel TNI AU yang berkomitmen untuk mengembangkan wawasan mereka dalam hal keselamatan penerbangan. Marsda TNI Danet Hendriyanto, Kepala Pusat Latihan dan Pembinaan Jabatan TNI AU, menyatakan melalui keterangan pers resmi bahwa seminar ini diadakan untuk mengurangi risiko terjadinya kecelakaan di lingkungan penerbangan, terutama yang melibatkan TNI AU. Selain itu, Danet menjelaskan bahwa seminar ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran para pilot dan kru mengenai pentingnya keselamatan kerja saat menjalankan tugas penerbangannya. Untuk mendukung kegiatan ini, Danet dan timnya menghadirkan instruktur dari Australia serta instruktur senior yang memiliki pengalaman dalam bidang keselamatan kerja di lapangan. Hal ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan baru kepada para peserta, sehingga kemungkinan terjadinya kecelakaan penerbangan dapat diminimalkan. Selain fokus pada aspek keselamatan, seminar ini juga diharapkan dapat memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Australia. Dalam workshop TCIP kali ini, beberapa narasumber dari RAAF turut berperan sebagai pembicara, di antaranya adalah Warrant Officer (WOFF) Dimitri Dufour dan WOFF Rikci Paul Kiely, yang akan berbagi informasi dan praktik terbaik yang dapat diterapkan di lapangan. Dengan adanya seminar ini, diharapkan para peserta dapat meresapi dan mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam tugas sehari-hari mereka, sehingga keselamatan penerbangan dapat terjaga dengan lebih baik di masa mendatang. ANTARA