SEMARANG –
**Borneonews - Kudus**, Stadion Wergu Wetan yang terletak di Kudus, Jawa Tengah, kini telah dinyatakan layak untuk menyelenggarakan pertandingan Liga 2. Keputusan ini diambil setelah dilakukan verifikasi oleh PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB), sehingga Persiku Kudus dapat memanfaatkannya sebagai kandang untuk kompetisi yang akan datang. Penjabat Bupati Kudus, Hasan Chabibie, menyampaikan bahwa tahap perbaikan stadion mengalami kemajuan yang signifikan. Setelah meninjau langsung kondisi stadion pada Selasa lalu, ia mengungkapkan, "Kondisi rumput stadion menjadi perhatian utama, dan saat ini sudah cukup layak serta rata untuk digunakan dalam kompetisi Liga 2." Hasan juga menjelaskan bahwa proses perbaikan stadion yang terdata oleh PSSI dan LIB menunjukkan kemajuan yang baik. Kualitas rumput stadion semakin membaik berkat perawatan yang dilakukan secara rutin. Ia menambahkan, "Warna hijau rumput kini semakin terlihat dengan jelas." Dalam pernyataannya, ia juga menyatakan harapan agar persiapan Persiku untuk menghadapi Liga 2 Nasional dapat berjalan sesuai rencana dan memenuhi regulasi yang ditetapkan. Ia berkomitmen untuk mendukung upaya Persiku dalam mencapai prestasi dan mengharapkan tim ini dapat membanggakan warga Kudus. "Dukungan kami terhadap tim Persiku dan para suporternya tidak pernah pudar. Kami berharap suporter dapat terus memberi dukungan dengan semangat. Mari kita bersama-sama mendukung Persiku sesuai dengan peran dan kapasitas masing-masing," kata Hasan. Proses perbaikan Stadion Wergu ini berlangsung dengan cepat, salah satunya berkat dukungan dari pihak swasta, sehingga semua persyaratan untuk lolos verifikasi dapat terpenuhi. Beberapa sarana dan prasarana pendukung, termasuk ruang ganti pemain, serta aktivasi delapan pintu masuk stadion, telah berhasil diselesaikan. Pemerintah Kabupaten Kudus juga berkontribusi dalam pengembangan stadion dengan mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,6 miliar melalui APBD Perubahan 2024. Anggaran tersebut ditujukan untuk meningkatkan sarana dan prasarana di kompleks stadion, sehingga dapat memenuhi standar yang layak untuk menggelar kompetisi Liga 2. ANTARA