MANADO –
**Borneonews - Manado**, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya fenomena cuaca ekstrim. Peringatan ini diberlakukan khususnya untuk beberapa kabupaten dan kota yang ada di Sulawesi Utara. Koordinator Bidang Observasi dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi di Manado, Ben A Molle, menyatakan bahwa peringatan dini mengenai cuaca ekstrem ini berlaku hingga tanggal 29 Agustus 2024. Dalam keterangan yang disampaikan pada hari Selasa, ia menjelaskan bahwa kondisi cuaca tersebut dapat terjadi di daratan maupun di wilayah kepulauan. Molle menegaskan agar masyarakat memperhatikan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai dengan kemungkinan terjadinya *lightning* dan *strong winds*. Ia mengingatkan bahwa cuaca buruk ini dapat berimbas pada risiko terjadinya bencana alam seperti banjir, longsor, serta pohon tumbang. Pada hari ini, potensi terjadinya cuaca ekstrem diprediksi akan terjadi di berbagai daerah, antara lain di Kota Manado, Kota Tomohon, serta Kabupaten Minahasa, Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Utara, dan Bolaang Mongondow Selatan. Selanjutnya, pada tanggal 28 Agustus, kemungkinan cuaca ekstrem akan melanda Kota Manado, Kota Tomohon, serta Kabupaten Minahasa, Minahasa Selatan, Bolaang Mongondow, dan Bolaang Mongondow Utara. Sedangkan pada tanggal 29 Agustus, daerah yang berpotensi terkena dampak adalah Kabupaten Kepulauan Sitaro, Kabupaten Kepulauan Sangihe, dan Kabupaten Kepulauan Talaud. BMKG mengimbau agar masyarakat tetap berhati-hati dan selalu memantau perkembangan cuaca terkini. Dengan kewaspadaan yang tinggi, diharapkan dampak buruk dari cuaca ekstrem dapat diminimalisir. ANTARA