**Borneonews - Bandarlampung**, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandarlampung mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk mengadopsi pola hidup yang sehat dan bersih sebagai langkah pencegahan terhadap penyebaran penyakit cacar monyet, atau yang lebih dikenal dengan istilah *monkey pox* (Mpox).
Menurut Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung, Desti Mega Putri, penyakit ini memiliki potensi penularan yang cukup tinggi. Penularan dapat terjadi melalui kontak fisik yang langsung, seperti saat bersentuhan atau melalui cakaran serta gigitan dari hewan yang terinfeksi virus Mpox. Oleh karena itu, kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan dan kebersihan sangatlah penting dalam upaya pencegahan.
Desti juga menekankan pentingnya untuk menghindari kontak dengan hewan yang menunjukkan gejala sakit. Masyarakat disarankan agar selalu membersihkan barang-barang yang mungkin telah terpapar oleh hewan yang terinfeksi. "Secara umum, penularan Mpox lebih sering terjadi dari hewan ke manusia. Namun, virus ini juga memiliki kemampuan untuk menular antar manusia," jelasnya lebih lanjut.
Meskipun demikian, Desti menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu merasa terlalu cemas dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, mengingat hingga saat ini belum ada laporan terkait kasus Mpox di Kota Bandarlampung. "Hingga saat ini, kami belum menerima laporan mengenai kasus Mpox di kota ini," ungkapnya.
Dalam konteks lebih luas mengenai penyakit cacar monyet, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin juga mengungkapkan bahwa pemerintah berencana untuk mendatangkan tambahan vaksin. Rencana ini mencakup pengadaan 1.600 dosis vaksin tambahan sebagai langkah untuk menghadapi kemungkinan wabah Mpox. Dengan adanya tambahan vaksin ini, total vaksin Mpox yang tersedia di Indonesia akan meningkat dari sebelumnya yang berjumlah 1.000 dosis.
ANTARA
Dinkes Bandarlampung Imbau Hidup Sehat Cegah Mpox
Bagikan:

BANDAR LAMPUNG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kebakaran di Kawasan Pasar Muara Uya Tabalong, Sedikitnya 10 Rumah Warga Terbakar
DPRD Kobar Apresiasi Pasar Murah Pemkab untuk Bantu Warga dan Tekan Inflasi Pangan
BEI Catat Sembilan Perusahaan Antre IPO hingga Oktober 2026
Hidup Normal di Tengah Kabut Asap, Pernikahan Adat Dayak Tetap Berlangsung
Sopir Ditemukan Kejang dan Mulut Berbusa di Dalam Mobil hingga Kaca Kendaraan Dipecahkan
OMC di Kalteng: Delapan Sortie, 5,2 Ton Dry Ice dan 2 Ton NaCl Ditabur dalam Sehari
Komentar (0)
Memuat komentar…







