SEMARANG –
**Borneonews - Boyolali**, PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN) berkomitmen untuk melestarikan ekosistem makhluk hidup yang ada di Waduk Cengklik, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Kontribusi tersebut direalisasikan melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) yang diimplementasikan oleh perusahaan. Direktur Utama PT JSN, Mery Natacha Panjaitan, mengungkapkan bahwa salah satu langkah yang diambil adalah dengan menebarkan benih ikan di waduk tersebut. Kegiatan penebaran benih ikan ini bertujuan untuk meningkatkan ketersediaan sumber protein hewani serta memperbaiki perekonomian dan kesejahteraan masyarakat yang tinggal di sekitar area pengoperasian jalan tol. Pada kesempatan tersebut, sebanyak 150.000 ekor benih ikan dari berbagai jenis ditebarkan ke Waduk Cengklik, dengan pengecualian ikan nila. Keputusan untuk tidak menyertakan ikan nila diambil karena ikan ini dapat memangsa ikan kecil lainnya yang ada di dalam waduk, sehingga akan mengganggu keseimbangan ekosistem. Mery berharap bahwa kegiatan serupa dapat dilanjutkan di lokasi lainnya, sehingga stok ikan yang ada di berbagai waduk dan sungai semakin melimpah. Ia menginginkan agar kontribusi berkelanjutan dari berbagai pihak dapat terus dilakukan untuk menjaga kelestarian sumber daya ikan di wilayah tersebut. Waduk Cengklik dipilih sebagai lokasi penebaran benih karena saat ini sedang dikembangkan menjadi objek wisata. Mery juga menambahkan bahwa perusahaan telah melakukan koordinasi dan kolaborasi aktif dengan camat setempat, yang tidak hanya mendukung kegiatan ini, tetapi juga memberikan masukan dan saran yang konstruktif. Selain itu, PT JSN juga berperan dalam pengentasan stunting melalui peningkatan gizi, dengan memberikan makanan tambahan khususnya di daerah Ngemplak dan sekitarnya. Perusahaan ini juga membantu penyediaan sumur bor, terutama di lokasi-lokasi yang mengalami kekeringan di Ngemplak. Melalui berbagai inisiatif ini, PT JSN menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan masyarakat dan pelestarian lingkungan. ANTARA