JAKARTA –
**Borneonews - Moskow**, Kementerian Luar Negeri Arab Saudi menyatakan kecaman keras terhadap Itamar Ben-Gvir, kepala keamanan nasional Israel, yang pada hari Selasa mengusulkan pembangunan sebuah sinagog di Gunung Bait Suci di Yerusalem. Lokasi tersebut merupakan tempat suci yang menjadi bagian dari kompleks Masjid Al-Aqsa. Dalam siaran persnya, Kementerian Luar Negeri Arab Saudi menegaskan bahwa pernyataan Ben-Gvir yang menyerukan pembangunan sinagog di Masjid Al-Aqsa merupakan tindakan yang sangat tidak pantas. Kementerian tersebut menegaskan pentingnya penghormatan terhadap situs suci bagi umat Islam dan menolak pernyataan yang dianggap dapat memicu ketegangan lebih lanjut di kawasan. Ben-Gvir, yang dikenal sebagai tokoh garis keras dalam pemerintahan Israel, mengemukakan rencananya untuk mendirikan sinagog di Gunung Bait Suci sebagai upaya untuk menjamin kesetaraan hak bagi umat Yahudi dan Muslim. Pernyataan tersebut menuai kritik tajam dari berbagai pihak, termasuk Kementerian Luar Negeri Arab Saudi yang meminta masyarakat internasional untuk bersatu dalam mendorong penyelesaian konflik dan mengakhiri situasi kemanusiaan yang semakin memburuk di wilayah Palestina. Gunung Bait Suci, atau yang sering dikenal dengan sebutan *Temple Mount*, merupakan salah satu situs suci terpenting dalam tradisi Islam, tepatnya sebagai tertinggi ketiga setelah Mekkah dan Madinah. Situs ini diawasi oleh lembaga keagamaan Wakaf Islam. Meskipun orang-orang Yahudi diizinkan untuk mengunjungi lokasi tersebut, mereka tidak diperbolehkan untuk berdoa di sana demi menghindari potensi konflik yang dapat muncul antara umat Yahudi dan Muslim di kawasan itu. ANTARA