DENPASAR –
**Borneonews - Badung, Bali**, Pemerintah Kabupaten Badung, Bali, baru-baru ini menjalani tahap uji petik dalam rangka penilaian penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (*PTSP*) dan Percepatan Pelaksanaan Berusaha (*PPB*) tingkat nasional untuk tahun 2024. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian penilaian kinerja yang dilakukan secara menyeluruh di tingkat nasional oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu. Wakil Bupati Badung, I Ketut Suiasa, menjelaskan bahwa penilaian ini telah dimulai dengan presentasi yang dilakukan bulan lalu di Jakarta. Melalui penilaian ini, pihaknya berupaya untuk memastikan kebenaran data, fakta, serta dampak positif dari pelayanan publik yang disediakan oleh DPMPTSP, baik bagi pelaku usaha maupun masyarakat luas. Tim penilai yang dipimpin oleh Deputi Bidang Kerja Sama Penanaman Modal Kementerian Investasi/BKPM, Tirta Mursitama, melakukan observasi langsung untuk mengonfirmasi informasi yang telah disampaikan sebelumnya. Ketut Suiasa menambahkan bahwa mereka akan mempresentasikan berbagai sarana dan prasarana pelayanan publik yang telah disiapkan, termasuk sumber daya manusia serta kapasitas dan kompetensi mereka. Selama penilaian, DPMPTSP juga menampilkan layanan yang ada serta memberikan kesempatan bagi pelaku usaha untuk menyampaikan testimoni mereka tentang produk dan layanan yang diterima. Hal ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang objektif dan faktual mengenai kualitas pelayanan yang diberikan. "Saya berharap hasil penilaian ini menunjukkan bahwa kami layak untuk dijadikan contoh bagi daerah lainnya di seluruh Indonesia," ujar Ketut Suiasa dengan optimisme. Di pihak lain, Tirta Mursitama juga menegaskan pentingnya kunjungan ini. Ia menyatakan bahwa kunjungan tersebut bertujuan untuk melakukan verifikasi apakah apa yang telah dipaparkan di Jakarta sesuai dengan keadaan di lapangan. "Kami ingin memastikan bahwa jika ada daerah yang layak mendapatkan penghargaan, mereka benar-benar memenuhi kriteria sebagai contoh pengembangan DPMPTSP dan pelayanan investasi yang baik," tuturnya. ANTARA