JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengemukakan harapan untuk membentuk suatu badan hukum yang bertujuan untuk menghubungkan perusahaan-perusahaan Indonesia dengan negara-negara di wilayah Karibia. Hal ini diungkapkan dalam arahan pers event INA-LAC 2024, yang berlangsung di Jakarta. Ketua Komite Amerika Tengah, Kuba, dan CARICOM Kadin, Prasetyo Singgih, menyoroti tantangan yang dihadapi perusahaan-perusahaan besar Indonesia dalam melayani permintaan dari negara-negara Karibia. Ia menjelaskan bahwa perusahaan-perusahaan besar seringkali merasa ragu untuk memenuhi permintaan dari negara-negara kecil dengan populasi yang terbatas. “Permasalahan ini muncul karena perusahaan-perusahaan tersebut lebih memilih untuk tidak melayani negara-negara kecil satu per satu. Hal ini menunjukkan bahwa pasar di kawasan Karibia masih relatif belum tergarap,” ungkap Prasetyo. Dalam upaya mengatasi isu ini, pihak Kadin sedang menjalankan inisiatif untuk mendirikan sebuah *trading company* yang akan beroperasi di wilayah Amerika Tengah. Dengan adanya perusahaan perdagangan ini, diharapkan dapat meningkatkan interaksi dan transaksi perdagangan antara Indonesia dengan negara-negara Karibia. “Hal ini menjadi prioritas karena permintaan di satu sisi ada, namun di sisi lain pelayanan terhadap negara-negara kecil ini masih kurang. Kami ingin menjembatani kesenjangan ini,” tambah Prasetyo. Kadin berambisi agar badan hukum tersebut dapat terbentuk pada tahun depan, yang diharapkan akan mendorong Indonesia untuk lebih aktif dalam mengekspor berbagai produk ke negara-negara Karibia serta Amerika Latin lainnya. Konferensi INA-LAC 2024 dijadwalkan akan diadakan pada 11-13 September 2024 di Lima, Peru. Event ini bertujuan untuk memperkuat hubungan ekonomi antara Indonesia dengan negara-negara di kawasan Amerika Latin dan Karibia. Selama konferensi, akan diadakan forum bisnis yang akan memamerkan produk-produk unggulan dari Indonesia. Di samping itu, INA-LAC 2024 juga akan menyediakan kesempatan *business matching* dan *business pitching* untuk mempertemukan perusahaan-perusahaan dari Indonesia dengan para pelaku bisnis dari Amerika Latin. Untuk pertama kalinya, forum tersebut juga akan mengadakan INA-LAC *Society Forum*, yang akan menjadi wadah bagi akademisi serta masyarakat dari Indonesia dan Amerika Latin untuk saling berinteraksi dan membangun hubungan yang lebih baik. ANTARA