JAKARTA –
**Borneonews - Surabaya**, Aktor Ramon Y Tungka, yang saat ini berperan sebagai influencer lingkungan, mengajak generasi muda untuk mengadopsi kebiasaan-kebiasaan kecil yang dapat memberikan dampak signifikan bagi pelestarian lingkungan. Dalam suatu acara, ia menegaskan pentingnya memulai aksi dari langkah-langkah sederhana. Saat berbicara di hadapan 159 mahasiswa yang tergabung dalam program Siap Sadar Lingkungan (Siap Darling), yang akan melakukan penanaman pohon di kawasan Situs Trowulan, Mojokerto, pada Selasa, Ramon menyampaikan, "Mulailah dengan hal-hal kecil untuk kelestarian lingkungan. Jika semua orang bergerak, hasilnya pasti luar biasa." Ramon, yang juga merupakan pemimpin redaksi gerakan *@SayaPilihBumi*, menjelaskan bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam upaya memitigasi kerusakan lingkungan. Ia mengajak mereka untuk melakukan tindakan-tindakan sederhana, seperti menghemat penggunaan listrik, mengurangi penggunaan plastik, memilah sampah rumah tangga, serta menjaga kebersihan saluran air. Dia menghimbau kepada generasi muda untuk mulai menggunakan *tumbler* dan membawa tas belanja dari rumah dalam setiap aktivitas berbelanja, karena dengan langkah-langkah ini, kita bisa secara signifikan mengurangi penggunaan plastik. Sebagai seorang aktor yang telah membintangi lebih dari 20 film sejak tahun 2005, Ramon menyatakan bahwa ia terus berupaya memperdalam pengetahuannya mengenai isu-isu lingkungan dengan mengikuti berbagai kursus *online* dari berbagai negara. Ia merasa bertanggung jawab sebagai manusia yang ber-KTP planet bumi untuk menjaga kelestarian alam. "Semakin banyak saya menyelidiki masalah lingkungan, semakin saya menyadari betapa sedikitnya yang saya ketahui. Isu lingkungan ini sangat penting, dan dampaknya sangat luas," ungkapnya. Ramon juga mendorong generasi milenial untuk tidak hanya memiliki *smartphone*, tetapi juga menjadi *smart generation*, yang berarti mereka harus memanfaatkan teknologi ini untuk mengkampanyekan pelestarian lingkungan melalui media sosial. Beberapa peserta Siap Darling mengekspresikan pendapat mereka bahwa sebagai generasi muda, mereka harus berperan aktif dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga alam. Mereka percaya bahwa potensi untuk bergerak lebih jauh sangat besar, didukung oleh kemudahan akses informasi yang ada saat ini. Beta Novira, seorang mahasiswi dari Jurusan Psikologi Universitas Airlangga, mengungkapkan bahwa pemuda memiliki kesempatan yang luas untuk mengkampanyekan kepedulian terhadap lingkungan dimulai dari diri sendiri. "Itu harus kita lakukan tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi juga mengajak keluarga dan teman-teman terdekat. Jika semua bergerak bersama, kita bisa mengatasi masalah lingkungan," jelasnya, dengan komitmen untuk mengurangi penggunaan plastik dalam kehidupan sehari-hari. Sementara itu, Noval, seorang mahasiswa dari Jurusan Teknik Elektro Universitas Muhammadiyah Malang, berencana untuk terus menulis dan menyebarkan informasi tentang isu lingkungan di media sosial, agar dapat memotivasi orang lain untuk lebih peduli terhadap lingkungan. "Mencintai lingkungan harus menjadi gaya hidup anak muda, dimulai dari hal-hal kecil. Ini penting untuk terus dikampanyekan," tambah mahasiswa asal Surabaya ini. Sebagai informasi tambahan, aksi penghijauan di kawasan situs warisan sejarah kembali dilakukan oleh Bakti Lingkungan Djarum Foundation (BLDF). Kali ini, kegiatan ini dilaksanakan di kawasan Situs Trowulan, Mojokerto, Jawa Timur. Melalui program Siap Sadar Lingkungan (Siap Darling), BLDF mengajak 159 mahasiswa dari berbagai kampus di Jawa Timur untuk melakukan penanaman pohon di area Candi Gapura Wringinlawang dan Candi Kedaton, yang merupakan bagian dari kawasan Situs Trowulan. ANTARA