**Borneonews - Pekanbaru**, Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad di Pekanbaru, Provinsi Riau, telah bersiap untuk melakukan pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala daerah yang akan mengikuti Pilkada serentak 2024. Sebanyak 80 dokter telah disiapkan untuk proses ini, yang mencakup pasangan calon dari 12 kabupaten dan kota di Riau.
Pemeriksaan kesehatan untuk calon kepala daerah di Riau dijadwalkan mulai pada Rabu, 28 Agustus 2024. Pada hari pertama tersebut, tiga pasangan calon kepala daerah akan menjalani pemeriksaan, yang terdiri dari satu pasangan calon untuk tingkat provinsi dan dua pasangan calon dari kabupaten serta kota. Hal ini disampaikan oleh Direktur RSUD Arifin Achmad, drg Wan Fajriatul Sp.KG, kepada wartawan di Pekanbaru.
Menurut informasi yang disampaikan, pada hari pertama diadakan pemeriksaan kesehatan yang mencakup tiga jenis pemeriksaan, yaitu pemeriksaan jasmani, pemeriksaan rohani, dan pemeriksaan terhadap narkotika, psikotropika, serta zat adiktif lainnya (napza).
RSUD Arifin Ahmad juga berkolaborasi dengan tim dokter dari Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Tampan dan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau untuk melakukan pengecekan urine bagi peserta terkait penggunaan napza.
Setelah proses pemeriksaan kesehatan selesai, hasil pemeriksaan tersebut akan diserahkan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau. KPU Riau memiliki kewenangan untuk mengumumkan hasil pemeriksaan kesehatan ini.
Informasi dari KPU Riau menyebutkan bahwa hasil pemeriksaan kesehatan dapat berpengaruh pada apakah seseorang dapat diterima atau tidak sebagai calon gubernur, wakil gubernur, bupati, maupun wakil bupati.
ANTARA
Pemeriksaan Kesehatan Calon Kepala Daerah Mulai di Riau
Bagikan:

PEKANBARU –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
BI Kalteng Ingatkan Bahaya Jual Beli Rekening dan QRIS
Kebobolan pada Menit Akhir, Persela Ditahan Imbang De Red FC 2-2
Erick Thohir Berikan Surat Dukungan kepada Presiden FIFA
Gol Pablo Comitre Gagalkan Kemenangan Bali United di Markas Persita
Amri/Nita Petik Pelajaran Berharga Setelah Terhenti di French Open
Pelatih Minta Persebaya Bermain Agresif saat Hadapi Madura United
Komentar (0)
Memuat komentar…







