JAKARTA –
**Borneonews - Palembang**, Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat telah meluncurkan kampanye untuk meningkatkan keselamatan transportasi di perairan sungai dan danau, bertempat di Palembang, Sumatera Selatan. Kegiatan ini ditandai dengan pembagian jaket pelampung sebanyak 600 unit kepada para operator dan pemilik kapal. Dirjen Perhubungan Darat, Risyapudin Nursin, menjelaskan bahwa sistem transportasi di kawasan Sungai Musi telah terbentuk sejak lama dan sekarang saat yang tepat untuk menjaga serta meningkatkan keselamatan dan keberlanjutan transportasi di wilayah ini. Kegiatan kampanye keselamatan ini dilaksanakan di Pelabuhan 16 Ilir Palembang dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan. Risyapudin menekankan kolaborasi antara Pemerintah Pusat dan Daerah, serta berbagai pihak terkait, untuk secara bersama-sama memberikan perhatian lebih terhadap transportasi sungai dan danau di Palembang. Hal ini sesuai dengan amanat undang-undang yang mengharuskan semua pihak bersinergi dalam meningkatkan keselamatan transportasi. Ditambahkan pula, Risyapudin menegaskan bahwa kepedulian serta disiplin dari para operator kapal juga sangat penting. Mereka diharapkan memperhatikan situasi dan kondisi cuaca sebelum dan sesudah keberangkatan. Risyapudin mengingatkan bahwa perubahan iklim dan cuaca yang ekstrem saat ini membuat perhatian ekstra dalam mempersiapkan kapal menjadi sangat penting. Keselamatan, menurut Risyapudin, adalah tanggung jawab bersama. Instansi-instansi terkait diharapkan dapat melakukan intervensi bagi semua operator guna memberikan perlindungan terbaik kepada penumpang. Diperlukan upaya sinergis dalam pengawasan, imbauan, serta kegiatan sosial untuk memperkuat keselamatan pelayaran. Ia menekankan bahwa Palembang merupakan pusat perekonomian dan destinasi penting, sehingga upaya meningkatkan keselamatan pelayaran diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap ekonomi dan sektor pariwisata daerah. Kepala Dinas Perhubungan Sumatera Selatan, Arinarsa JS, berharap kampanye ini dapat mewujudkan transportasi sungai yang tidak hanya aman dan nyaman, tetapi juga ekonomis serta tanpa kecelakaan (*zero accident*). Kampanye bertema "Transportasi Sungai dan Danau yang Berkeselamatan" tersebut diikuti oleh 200 peserta yang terdiri dari pemilik dan operator kapal di Palembang. ANTARA