SURABAYA –
**Borneonews - Pamekasan**, Polres Pamekasan di Jawa Timur mengambil langkah tegas untuk meningkatkan pengamanan di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) saat masa pendaftaran pasangan calon bupati dan wakil bupati. Langkah ini bertujuan untuk memastikan proses pendaftaran berjalan dengan aman dan tertib. Sebanyak 30 personel keamanan telah dikhususkan untuk pengawasan di Kantor KPU Pamekasan selama berlangsungnya pendaftaran calon. Kepala Subbagian Humas Polres Pamekasan, AKP Sri Sugiharto, menjelaskan bahwa personel yang ditugaskan terdiri dari 20 anggota Polres dan 10 anggota dari TNI, khususnya dari Kodim 0826 Pamekasan. Pengamanan yang dilakukan di kantor penyelenggara pemilu yang terletak di Jalan Brawijaya ini berlangsung sepanjang hari, baik siang maupun malam. Penambahan jumlah personel bertujuan untuk meminimalisir risiko yang mungkin timbul selama proses pendaftaran berlangsung. Menurut penjelasan Sugiharto, pengamanan akan dilakukan selama tiga hari, yang dimulai pada tanggal 27 Agustus dan berlangsung hingga 29 Agustus 2024, yang merupakan batas akhir pendaftaran pasangan calon bupati dan wakil bupati. Kegiatan ini merupakan bagian dari prosedur standar operasi yang diterapkan untuk menciptakan situasi yang kondusif dan memberikan rasa aman bagi semua pihak yang terlibat, baik petugas KPU maupun masyarakat yang mendukung suksesnya pemilu. Polres Pamekasan berkomitmen penuh dalam menjamin keamanan dan ketertiban di wilayahnya, terutama menjelang berlangsungnya pemilu. Sesuai dengan ketentuan yang berlaku, pemilihan kepala daerah serentak (Pilkada) akan dilaksanakan pada 27 November 2024. Di Pamekasan sendiri, pemilihan akan dilakukan di 1.270 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di 178 desa dan 11 kelurahan. ANTARA