BOGOR –
**Borneonews - Sukabumi**, Pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Sukabumi untuk Pemilihan Kepala Daerah 2024, M. Muraz dan Andri Setyawan Hamami, telah merumuskan visi dan misi yang sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Sukabumi. Tujuan utama mereka adalah mewujudkan pemerintahan serta masyarakat Kota Sukabumi yang maslahat. Muraz menjelaskan bahwa istilah *maslahat* mencakup kondisi yang aman, nyaman, dan sejahtera secara lahir dan batin. Ini disampaikan setelah mereka resmi mendaftar sebagai calon kepala daerah di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sukabumi pada malam hari. Menurut Muraz, visi misi yang mereka ajukan tidak hanya mengikuti RPJPD yang telah disusun oleh Pemerintah Kota Sukabumi, tetapi juga berlandaskan pada prinsip-prinsip yang terdapat dalam Al-Quran. Ia menekankan bahwa tugas utama pemerintah adalah menciptakan rasa aman dan nyaman bagi rakyat dan negara. Lebih lanjut, mereka juga berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tidak hanya dalam aspek fisik tetapi juga mental. Pasangan ini sepakat mengusung jargon "Juara" yang diartikan sebagai jujur, adil, profesional, dan amanah. Andri menambahkan bahwa Muraz memiliki pemahaman mendalam mengenai pemerintahan, mengingat pengalamannya yang cukup lama sebagai Sekretaris Daerah dan Wali Kota Sukabumi pada periode 2013-2018. Selama masa jabatannya, Muraz telah banyak melakukan pembangunan, termasuk proyek Gedung Aher yang terletak di Jalur Lingkar Selatan. Proyek tersebut menjadi salah satu hasil kerja pria yang saat ini aktif sebagai anggota DPR RI dari Fraksi Demokrat. Selain itu, Muraz juga dikenal karena kebijakan penggratisan biaya rumah sakit, yang menjawab salah satu tantangan terbesar di Kota Sukabumi, yaitu dalam bidang kesehatan, pendidikan, dan penciptaan lapangan kerja. Ini merupakan fokus utama bagi para calon pada pemilihan kepala daerah mendatang. "Kita tidak dapat mengabaikan keahlian Pak Muraz dalam bidang pemerintahan. Sebelum terjun ke dunia politik, beliau telah berkarir sebagai birokrat selama puluhan tahun. Kolaborasi antara pengalaman birokrasi dan jiwa kewirausahaan saya akan mempercepat pembangunan di Kota Sukabumi," lanjut Andri. Pasangan Muraz dan Andri mendaftar sebagai calon wali kota dan wakil wali kota pada sekitar pukul 14.35 WIB. Mereka didukung oleh Partai Demokrat dan Golkar, serta mendapatkan dukungan dari PSI, PKN, Prima, Gelora, dan PBB. ANTARA