JAYAPURA –
**Borneonews - Jayapura**, Kepolisian Daerah Papua memastikan bahwa situasi keamanan akan tetap kondusif menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024. Hal ini disampaikan oleh Kapolda Papua, Komisaris Jenderal Polisi Matius D. Fakhiri, dalam acara tasyakuran yang diadakan untuk merayakan kenaikan pangkatnya di Mapolda Papua, pada Selasa, 27 Agustus. Kapolda menekankan pentingnya antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan, terutama di daerah-daerah yang dianggap rawan menjelang pilkada. "Kami berkomitmen agar semua tahapan pilkada dapat berlangsung dengan baik, aman, dan lancar," ujar Fakhiri. Dalam upaya memastikan kesiapan, Polda Papua telah menggelar apel pasukan untuk Operasi Mantap Praja Cartenz 2024. Kegiatan ini merupakan langkah akhir dalam memeriksa kesiapan personel serta sarana dan prasarana yang akan digunakan mendukung pelaksanaan Pilkada 2024. Kapolda juga menambahkan bahwa laporan terkait indeks kerawanan di Papua sangat tinggi. Oleh karena itu, dia mendorong semua personel untuk secara aktif melakukan pemetaan konflik dan langkah-langkah antisipasi yang mendetail. Sebanyak 12.853 personel, yang terdiri dari gabungan TNI, Polri, dan Linmas, akan terlibat dalam operasi ini. Mereka akan bertugas selama 132 hari, mulai dari 26 Agustus 2024. Fakhiri juga berharap agar sinergi antara berbagai instansi, termasuk satuan kewilayahan Kodam XVII/Cenderawasih, Lantamal X Jayapura, dan Lanud Silas Papare, terus terjalin dengan baik demi menjaga situasi keamanan di Papua. "Kami yakin dengan adanya sinergi, dukungan, dan doa dari semua tokoh agama di Papua, maka kami dapat menjaga tanah ini agar tetap dalam keadaan damai," tambahnya. Acara tasyakuran yang diadakan tersebut merupakan bentuk penghormatan dan perayaan atas pencapaian kenaikan pangkat Komisaris Jenderal Polisi Matius D. Fakhiri. ANTARA