PALANGKARAYA –
**Borneonews - Kapuas**, Pemerintah Kabupaten Kapuas di Kalimantan Tengah terus memberikan dukungan kepada pemerintah desa dalam melaksanakan program ketahanan pangan melalui pemanfaatan Dana Desa. Program ini diharapkan dapat menghasilkan peningkatan signifikan dalam perekonomian masyarakat setempat. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kapuas, Budi Kurniawan, menilai bahwa upaya yang dilakukan oleh Desa Pulau Telo Baru dalam mengembangkan pertanian padi, semangka, melon, serta tanaman lainnya menunjukkan hasil yang positif. Hasil panen yang melimpah diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi yang baik bagi warga desa. Budi menyatakan bahwa keberhasilan program tanaman padi dan hortikultura di Desa Pulau Telo Baru menunjukkan pentingnya pengembangan berkelanjutan serta pendampingan dari pemerintah daerah. Pemerintah Kabupaten Kapuas memberikan pengakuan dan dukungan terhadap program ketahanan pangan yang dijalankan oleh Pemdes Pulau Telo Baru, yang dilaksanakan dengan memanfaatkan Dana Desa. Budi menjelaskan lebih lanjut bahwa produk-produk yang dihasilkan dari program ini berpotensi menjadi unggulan. Dengan demikian, program ketahanan pangan tidak hanya akan mencukupi kebutuhan pangan di desa tersebut, tetapi juga bisa memenuhi kebutuhan di desa-desa lain di sekitarnya. Salah satu langkah besar yang diterapkan dalam program ini adalah panen raya, yang mencakup panen padi dari lahan seluas 24 hektare, serta panen buah-buahan seperti semangka dan melon. "Kami mengapresiasi upaya ini dan berharap desa-desa lain dapat belajar dari keberhasilan program ketahanan pangan yang telah berhasil diimplementasikan di sini," ungkapnya. Kepala Desa Pulau Telo Baru, Muhammad Bob Mahaputra, menyampaikan bahwa desa yang dipimpinnya memiliki potensi yang besar dalam bidang pertanian, termasuk dalam komoditas padi serta beberapa jenis hortikultura seperti pisang, semangka, dan melon. "Rencananya ke depan kami akan membuka lahan baru untuk meningkatkan program ketahanan pangan ini, dan kami sangat mengharapkan dukungan lanjutan dari Pemerintah Kabupaten Kapuas. Kami bersyukur atas kerja keras para petani di Desa Pulau Telo Baru yang telah memberikan hasil panen padi yang maksimal kali ini," jelas Muhammad Bob Mahaputra. Saat ini, lahan yang digunakan untuk program ketahanan pangan di desa tersebut mencakup lebih dari 24 hektare, dengan 5 hektare di antaranya sudah dikelola oleh kelompok usaha bersama (Gapoktan). Dalam pengelolaan ini, diharapkan setiap hektare dapat menghasilkan hingga 4,2 ton padi. Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk meningkatkan ketahanan pangan lokal dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pedesaan. ANTARA