**Borneonews - Jakarta**, Naoki Osaka, juara *Grand Slam* dua kali, kembali merasakan momen emosional saat berlaga di US Open setelah mengalami jeda cukup panjang. Dalam pertandingan yang berlangsung pada Selasa waktu setempat, Osaka berhasil mengalahkan Jelena Ostapenko, unggulan ke-10 asal Latvia, dengan skor telak 6-3, 6-2 dalam waktu yang singkat, yakni 63 menit.
Setelah melahirkan putrinya, Shai, tahun lalu, Osaka absen di ajang bergengsi ini. Kini, mantan petenis nomor satu dunia tersebut tengah berupaya untuk kembali menapaki dunia tenis profesional dengan semangat yang tinggi. Kemenangan ini menjadi langkah awal penting baginya untuk kembali bersaing.
Dalam pertandingan tersebut, Osaka menunjukkan performa luar biasa dengan mengeluarkan 19 pukulan *winner*. Penampilannya di lapangan tidak hanya memukau secara permainan, tetapi juga dalam hal fashion. Ia mengenakan rok tulle yang mengembang dan sebuah jaket berhias pita sebelum tampil dalam busana hijau berenda sebagai bentuk penghormatan kepada budaya Jepang dan Harajuku.
Ketika diwawancarai setelah pertandingan, Osaka tidak dapat menahan air matanya dan mengungkapkan perasaannya. Saya berusaha untuk tidak menangis saat menuju lapangan, jelasnya. Dia menyatakan kembali memori saat menyaksikan Coco Gauff bermain di tahun lalu dan betapa ia merindukan suasana tersebut.
Meraih kemenangan ini dan berada di atmosfer yang saya cintai sangat berarti bagi saya, tambah Osaka yang kini berusia 26 tahun. Kemenangan ini juga merupakan yang pertama bagi Osaka atas pemain peringkat atas dalam kurun waktu empat tahun terakhir. Meskipun ia telah mencapai dua perempat final di beberapa turnamen pada tahun 2024, ia belum berhasil melaju lebih jauh di turnamen *major*.
Osaka juga mencurahkan isi hati tentang rasa syukurnya bisa bermain di US Open, sebuah tempat yang memiliki banyak kenangan bagi dirinya. Melihat banyak anak-anak datang menonton saya bermain, sangat emosional mengingat masa kecil saya sendiri, katanya.
Di sisi lain, Ostapenko merupakan lawan yang cukup menantang bagi Osaka, terutama mengingat posisi peringkatnya yang kini berada di angka 88, di mana ia mendapatkan *wildcard* untuk mengikuti turnamen ini. Osaka mengaku merasa sedikit "stres" pada awal pertandingan, tetapi berhasil menemukan kebebasan dalam menghadapi lawan-lawannya.
Dia juga menceritakan pengalamannya di French Open, di mana ia sempat mendapatkan *match point* melawan Iga Swiatek, petenis nomor satu dunia, namun tidak berhasil meraih kemenangan. Saya tidak yakin apakah itu motivasi atau sekadar rasa tidak memiliki pilihan lain selain bermain dengan baik, ungkap Osaka.
Konsep sikap mental yang diusungnya adalah menerima setiap hasil, baik menang atau kalah, dengan optimisme tinggi. Ia menutup wawancaranya dengan keinginan untuk melangkah lebih jauh dan siap menghadapi tantangan selanjutnya, di mana ia akan bertanding melawan petenis Ceko, Karolina Muchova.
ANTARA
Naomi Osaka Kembali Beraksi di US Open dengan Kemenangan Emosional
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Tavares Soroti Penyelesaian Akhir Persebaya Usai Kalah dari PSM
Aliansi Masyarakat Kalteng Melawan Sampaikan Poin Tuntutan
DPKP Kotim Serahkan STD-B kepada Desa Bukit Indah, Data Pekebun Sawit Swadaya Diperkuat
Bobon Santoso Sajikan 3.000 Porsi Makanan untuk Petugas dan Warga Terdampak Karhutla di Tumbang Nusa
Jejak Kreativitas Penulis Kalteng Terabadikan dalam Buku Jejak Tutur di Punggung Aksara
Puncak BIK 2026 di Kobar, Pemkab Dorong Akses Keuangan Menjangkau UMKM hingga Desa
Komentar (0)
Memuat komentar…







