PADANG –
**Borneonews - Pariaman,** Pemerintah Kota Pariaman yang terletak di Sumatera Barat telah memulai program inovatif bertajuk *Sadar Lalu Lintas Usia Dini* (Salud). Inisiatif ini ditujukan untuk mengedukasi masyarakat, terutama anak-anak, tentang pentingnya kepatuhan terhadap aturan lalu lintas sejak usia dini. Kepala Dinas Perhubungan Kota Pariaman, Afwandi, menjelaskan bahwa program ini diperkenalkan untuk pertama kalinya kepada anak-anak dari Taman Kanak-kanak dan Kelompok Bermain (TK/KB) di area tersebut. Ia menekankan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menanamkan kesadaran berlalu lintas kepada generasi penerus, dengan harapan dapat menciptakan lingkungan yang tertib dan mengurangi angka kecelakaan di jalan raya. Sebagai bagian dari program, peserta diperkenalkan dengan berbagai rambu lalu lintas dan elemen lain yang berkaitan dengan keselamatan lalu lintas melalui cara yang kreatif dan menyenangkan. Ini diharapkan dapat menarik perhatian anak-anak dan membuat mereka lebih aktif berpartisipasi dalam kegiatan. Untuk mendorong keterlibatan peserta, pihak penyelenggara menyediakan hadiah bagi anak-anak yang berani bertanya dan memberikan jawaban atas pertanyaan yang diajukan. Selain itu, mereka juga mengajak anak-anak untuk bersama-sama menyanyikan lagu tentang menyeberang jalan, sembari memperagakan pesan-pesan yang terkandung dalam lagu tersebut. Kegiatan pelaksanaan program Salud ini diadakan di Terminal Jati, dengan partisipasi dari TK/KB Al Abrar Cubadak Air. Yasni, Kepala TK/KB Al Abrar Cubadak Air, mengungkapkan dukungannya terhadap program ini. Ia menyatakan bahwa kegiatan ini tidak hanya sejalan dengan Kurikulum Merdeka tetapi juga memberikan tambahan pengetahuan tentang lalu lintas yang disampaikan dengan cara yang menarik. Antusiasme anak-anak sangat terlihat saat mereka mengikuti kegiatan ini. Banyak dari mereka mengajukan pertanyaan dan turut menjawab pertanyaan dari pemateri, menunjukkan ketertarikan yang kuat. Yasni berharap kegiatan serupa dapat dilakukan setiap tahun, sehingga lebih banyak anak yang teredukasi mengenai lalu lintas dan mengerti pentingnya keselamatan di jalan. Ia juga menekankan bahwa pengalaman yang didapat dari program ini diharapkan dapat selalu diingat oleh anak-anak, sehingga dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari mereka. Sebelumnya, Kementerian Perhubungan telah gencar mengembangkan Program Salud untuk mendorong kepatuhan pengguna jalan terhadap peraturan berlalu lintas. Direktorat Jenderal Perhubungan Darat dari Kementerian Perhubungan juga mengimbau semua pemangku kepentingan untuk memanfaatkan masa pertumbuhan anak-anak sebagai peluang untuk memberikan pendidikan mengenai perilaku berlalu lintas yang baik dan aman. ANTARA