**Borneonews - Jakarta**, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan bahwa integritas merupakan komponen penting dalam dunia ekonomi saat berkunjung ke Almamaternya, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI). Dalam kesempatan tersebut, ia menyoroti bahwa setiap profesi tentunya mengajarkan nilai-nilai yang baik, di antaranya sifat integritas yang tidak harus terlihat rumit.
Integritas tidak perlu diinterpretasikan secara berlebihan. Jangan menyontek dan tepati janji, itu adalah cerminan dari integritas. Teruslah pegang prinsip-prinsip yang baik, karena itu adalah *currency* kalian yang tidak bisa diperdagangkan, ujar Sri Mulyani dalam sebuah pernyataan resmi di Jakarta.
Pada kesempatan itu, Sri Mulyani menjelaskan kepada mahasiswa FEB UI bahwa ekonomi adalah suatu ilmu yang berfokus pada pengelolaan rumah tangga (*household*) dengan beragam kebutuhan. Setiap rumah tangga dihadapkan pada keputusan-keputusan penting untuk memenuhi kebutuhan mereka, yang selalu mempertimbangkan pendapatan yang ada, sumber daya yang tersedia, serta biaya yang akan dikeluarkan.
Ia juga menambahkan bahwa pengelolaan keuangan negara memiliki kesamaan dasar dengan pengelolaan rumah tangga. Negara-negara maju, meskipun memiliki rumah tangga yang lebih makmur, tetap perlu membuat keputusan berkenaan dengan pengelolaan sumber daya yang ada. Di sisi lain, negara-negara yang lebih miskin juga harus menghadapi tantangan serupa, hanya saja dengan keterbatasan sumber daya yang lebih besar, sehingga kebutuhan untuk mempertimbangkan berbagai faktor menjadi lebih rumit.
Jadi, ilmu ekonomi pada hakikatnya adalah tentang bagaimana mengelola rumah tangga dan keputusan yang diambil, pungkasnya.
Sri Mulyani menggarisbawahi betapa pentingnya membangun karakter individu, sehingga sumber daya manusia (SDM) yang dihasilkan oleh FEB UI dapat menjaga integritas mereka sebagai profesional di masa yang akan datang. Ia berharap bahwa para mahasiswa, yang dianggap berprivilegi karena terpilih menjadi bagian dari FEB UI, dapat mulai menanamkan rasa tanggung jawab sejak hari pertama mereka berkuliah.
Dalam kesempatan yang sama, Pelaksana Harian Dekan FEB UI, Arief Wibisono Lubis, juga menjelaskan bahwa proses pembelajaran di FEB UI tidak hanya berfokus pada ekonomi dan bisnis, tetapi juga pada pembentukan karakter yang beretika untuk mengembangkan SDM yang berintegritas tinggi. Terkait pembangunan karakter, penting bagi kita untuk selalu menjaga integritas, tegas Arief.
FEB UI menyambut 950 mahasiswa baru untuk program sarjana (S1) pada tahun 2024, sementara secara total, jumlah mahasiswa baru untuk semua program, termasuk S2 dan doktoral, mencapai sekitar 1.600 orang pada tahun ini.
ANTARA
Integritas sebagai Pondasi Ekonomi, Pesan Menteri Keuangan di FEB UI
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pemerintah Luncurkan Program Pengawal Energi untuk 3.679 SPBU
BI Kalteng Ingatkan Bahaya Jual Beli Rekening dan QRIS
Kebobolan pada Menit Akhir, Persela Ditahan Imbang De Red FC 2-2
Erick Thohir Berikan Surat Dukungan kepada Presiden FIFA
Gol Pablo Comitre Gagalkan Kemenangan Bali United di Markas Persita
Amri/Nita Petik Pelajaran Berharga Setelah Terhenti di French Open
Komentar (0)
Memuat komentar…







