**Borneonews - Gaza**, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sedang menghadapi tantangan besar dalam memastikan tempat yang aman untuk stafnya di Gaza, terutama di tengah situasi operasi militer Israel yang terus berlangsung. Kampanye vaksinasi polio dijadwalkan akan dimulai pada pekan depan, menambah urgensi bagi penyelesaian masalah ini.
Pernyataan ini disampaikan oleh Gilles Michaud, yang menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal PBB untuk Keselamatan dan Keamanan. Dalam pernyataannya pada Selasa, dia menekankan bahwa situasi saat ini sangat kritis. Dia mengungkapkan, "Seperti kebanyakan warga Palestina di Gaza, kami kehabisan tempat aman untuk staf kami sendiri."
Waktu pelaksanaan vaksinasi menjadi semakin penting mengingat kegiatan vaksinasi polio massal dijadwalkan mulai berlangsung dalam waktu dekat. Banyak staf PBB perlu memasuki Jalur Gaza untuk melaksanakan program ini, namun ancaman keamanan yang meningkat membuat proses tersebut menjadi sulit.
Tindakan yang dilakukan oleh Angkatan Bersenjata Israel (IDF) akhir pekan lalu semakin memperburuk situasi keamanan yang sudah ada. Ini sangat berdampak pada kecepatan dan efisiensi pengiriman vaksin yang perlu dilakukan PBB. Dalam situasi yang tidak menentu ini, pernyataan Michaud mencerminkan tantangan yang sangat dihadapi oleh lembaga internasional.
PBB juga telah mengumumkan bahwa vaksinasi polio akan dijalankan untuk lebih dari 600.000 anak di Jalur Gaza. Rencana ini mencakup dua gelombang vaksinasi, di mana putaran kedua direncanakan akan dilaksanakan empat minggu setelah putaran pertama.
Dalam inisiatif ini, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Dana Anak-anak PBB (UNICEF), dan Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA), bersama dengan mitra lainnya, telah mempersiapkan dua tahap kampanye vaksinasi untuk anak-anak di bawah usia sepuluh tahun.
Kementerian Kesehatan Gaza pada akhir Juli lalu mengindikasikan bahwa wilayah tersebut telah memasuki status wabah polio, situasi ini diperburuk oleh konflik bersenjata yang telah berlangsung selama berbulan-bulan. Ini menambah kompleksitas dalam upaya mengendalikan penyebaran penyakit dan melindungi kesehatan anak-anak di daerah konflik tersebut.
ANTARA
PBB Hadapi Tantangan dalam Vaksinasi Polio di Gaza akibat Konflik
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
SMAN 3 Kasongan Terima Dua Interactive Panel Display dan Starlink
Kholidin/Noviera Raih Perak para Panahan Asian Para Games 2026
Petani Tradisional Dituding Sebabkan Karhutla, Akademisi Ilmu Pertanian Angkat Suara
Puluhan Sekolah di Palangka Raya Masih Dipimpin Plt, Pengisian Definitif Ikuti Aturan
Kapolres Gumas Tanam 50 Bibit Pucuk Merah di Lahan Bekas Karhutla
OJK Kalteng Manfaatkan Momentum BIK 2026, Dorong Masyarakat Bangun Ketahanan Finansial
Komentar (0)
Memuat komentar…







