JAKARTA –
**Borneonews - London**, Kepolisian London mengumumkan pada hari Selasa bahwa selama pelaksanaan Karnaval Karibia yang berlangsung di distrik Notting Hill, jumlah penangkapan mencapai 349 orang. Ini merupakan angka yang meningkat signifikan dibandingkan laporan sebelumnya yang menyebutkan ada 249 orang yang ditangkap. Dalam rincian lebih lanjut, pihak kepolisian melaporkan bahwa 102 dari mereka ditangkap pada hari Minggu, 25 Agustus, sedangkan 247 lainnya ditangkap pada hari Senin, 26 Agustus. Mayoritas dari mereka yang ditangkap, yaitu sebanyak 72 orang, ditahan karena diduga memiliki senjata yang kemungkinan akan digunakan untuk melakukan tindakan kekerasan. Selama dua hari pelaksanaan karnaval tersebut, tercatat terjadi delapan insiden penusukan, serta 61 kasus penyerangan terhadap petugas kepolisian. Situasi ini menunjukkan tantangan yang dihadapi oleh aparat dalam menjaga keamanan selama acara besar tersebut. Karnaval Karibia telah diadakan setiap tahun sejak tahun 1966, tepatnya pada akhir pekan terakhir bulan Agustus di Notting Hill. Awalnya, tujuan dari karnaval ini adalah untuk mempererat hubungan antar komunitas multietnis dan meredakan ketegangan rasial. Namun, seiring berjalannya waktu, karnaval ini juga mulai dikenal karena masalah-masalah yang berkaitan dengan kejahatan, penyalahgunaan narkoba, serta tingkat kebisingan yang tinggi, yang seringkali mengganggu ketentraman warga sekitar. Pengamatan ini mencerminkan bagaimana acara yang bertujuan untuk merayakan kebudayaan dapat sekaligus menghadapi tantangan besar dalam hal keamanan publik. ANTARA