**Borneonews - Pangkalpinang**, Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melaksanakan upaya untuk meningkatkan pemahaman serta pengetahuan mengenai kekayaan intelektual (KI) di kalangan akademisi, khususnya di Politeknik Manufaktur Negeri Babel. Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong peningkatan pendaftaran KI di wilayah tersebut.
Menurut Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Kanwil Kemenkumham Babel, Fajar Sulaeman Taman, pembukaan bimbingan teknis (Bimtek) Penelusuran dan Pemanfaatan Informasi Paten serta Paten Drafting Tahun 2024 diadakan pada hari Rabu lalu di Politeknik Manufaktur Negeri Babel. Ia menjelaskan bahwa bimbingan ini dirancang untuk memperkaya wawasan dosen, mahasiswa, dan seluruh civitas akademika mengenai KI.
Peserta kegiatan ini meliputi dosen dan mahasiswa dari Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung, di mana mereka dilibatkan dalam pelatihan yang bertujuan untuk merangsang pemikiran kreatif dan inovatif. Fajar menegaskan bahwa pengembangan ide-ide baru ini sangat penting untuk menciptakan inovasi yang bermanfaat.
Lebih lanjut, Kepala Kanwil Kemenkumham Babel, Harun Sulianto, menyatakan bahwa hak kekayaan intelektual adalah hak yang memberikan perlindungan hukum terhadap kekayaan intelektual sesuai dengan undang-undang yang berlaku. Ia menjelaskan bahwa jenis kekayaan intelektual terbagi menjadi dua kategori, yaitu KI komunal dan KI personal.
KI komunal mencakup ekspresi budaya tradisional, pengetahuan tradisional, sumber daya genetik, serta potensi indikasi geografis. Sementara itu, KI personal terdiri dari hak cipta, merek, paten, desain industri, rahasia dagang, dan desain tata letak sirkuit terpadu.
Harun berharap bahwa kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya perlindungan terhadap kekayaan intelektual, terutama dalam bidang paten. Dengan adanya kesadaran tersebut, diharapkan para penemu akan merasakan manfaat ekonomi dari karya mereka.
Dia menekankan harapannya agar para peneliti dapat saling berkompetisi dan terus menghasilkan invensi yang berdampak positif bagi masyarakat.
Wakil Direktur II Politeknik Manufaktur Negeri Babel, Muhammad Subhan, menambahkan bahwa bimtek ini diharapkan menjadi langkah awal yang baik bagi mahasiswa dan dosen dalam mengelola kekayaan intelektual yang mereka miliki. Ia optimis bahwa pengetahuan yang diperoleh dalam kegiatan ini akan mendorong peserta untuk selalu berinovasi serta memberikan kontribusi yang positif bagi masyarakat.
ANTARA
Kemenkumham Babel Tingkatkan Pengetahuan Kekayaan Intelektual Akademisi
Bagikan:

BANGKA BELITUNG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kebakaran Hebat Hanguskan 4 Rumah dan 1 Masjid di Kotim
Saingi China, Pabrik Mobil Jepang Pangkas Masa Pengembangan Model Baru
PDIP Dukung Revisi UU Peradilan Militer Pascaputusan MK
Pemerintah Luncurkan Program Pengawal Energi untuk 3.679 SPBU
BI Kalteng Ingatkan Bahaya Jual Beli Rekening dan QRIS
Kebobolan pada Menit Akhir, Persela Ditahan Imbang De Red FC 2-2
Komentar (0)
Memuat komentar…







