**Borneonews - Deli Serdang**, Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) telah mengadakan kegiatan sosialisasi dan edukasi yang bertujuan untuk mempercepat proses rehabilitasi kawasan mangrove di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Kegiatan ini diharapkan dapat mengoptimalkan upaya pelestarian ekosistem mangrove yang sangat penting bagi keberlangsungan lingkungan.
Plh Deputi Bidang Edukasi dan Sosialisasi, Partisipasi Kemitraan BRGM, Suwignya Utama, menjelaskan pentingnya sinergi antara berbagai *stakeholder* dalam pelaksanaan rehabilitasi mangrove di wilayah Deli Serdang. Menurutnya, kerja sama ini menjadi kunci untuk melindungi dan memulihkan ekosistem yang telah terdegradasi.
Sejak tahun 2021, BRGM telah berhasil merehabilitasi dan memelihara mangrove seluas 816 hektare di kabupaten ini. Program rehabilitasi ini didukung oleh skema pendanaan luar negeri dari Bank Dunia, melalui inisiatif yang dikenal sebagai *mangrove for coastal resilience* (M4CR).
Suwignya menyampaikan bahwa program ini tidak hanya dilaksanakan di Deli Serdang, tetapi juga di tiga provinsi prioritas lainnya, yaitu Riau, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara, dengan target total luas rehabilitasi mencapai 75 ribu hektare pada tahun 2027.
Secara khusus, di Sumatera Utara, BRGM menargetkan rehabilitasi seluas 6.078 hektare, yang akan mencakup 12 kabupaten, 34 kecamatan, dan 93 desa. Program rehabilitasi ini tidak hanya melibatkan penanaman pohon, tetapi juga pendekatan edukasi yang mencakup sekolah lapang, pelatihan ekonomi, serta hibah usaha bagi masyarakat setempat.
Pentingnya pemulihan ekosistem mangrove ditujukan tidak hanya untuk memperbaiki lingkungan, tetapi juga untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang tinggal di sekitar pesisir serta mengurangi dampak perubahan iklim yang saat ini semakin terasa.
Dalam menjalankan program rehabilitasi ini, BRGM menerapkan strategi 3M, yaitu memulihkan, meningkatkan, dan mempertahankan kondisi mangrove agar tetap lestari dan bermanfaat bagi generasi mendatang.
Citra Effendi Capah, Sekretaris Daerah Kabupaten Deli Serdang, juga memberikan dukungan kepada pelaksanaan sosialisasi yang diadakan oleh BRGM. Ia menyatakan bahwa kehadiran BRGM merupakan bentuk dukungan yang nyata untuk memperbaiki ekosistem mangrove. Dengan adanya dukungan teknis yang kuat, pemerintah daerah optimis mampu mencapai target rehabilitasi yang telah ditetapkan.
ANTARA
Rehabilitasi Mangrove di Deli Serdang Mendapat Dukungan BRGM
Bagikan:

MEDAN –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
BPN Berkontribusi Tingkatkan Nilai Ekonomi hingga Rp1.834 Triliun
Kebakaran di Jalan Pahlawan Marabahan, Api Membesar Dekat Sekolah
Pohon Tumbang dan Bangunan Rusak Diterjang Angin Kencang di Banjarbaru
Hujan Lebat Guyur Banjarbaru dan Martapura
Alwi akan Evaluasi Performa Setelah Terhenti French Open
Ribuan Pesepak Bola Muda Perebutkan Piala Ketua DPD RI
Komentar (0)
Memuat komentar…







