**Borneonews - Singaraja, Bali,** Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 4 Singaraja berhasil meraih penghargaan sebagai sekolah antikorupsi terbaik di tingkat nasional yang diberikan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia. Penghargaan ini merupakan pengakuan atas pelaksanaan pendidikan antikorupsi yang telah dilakukan oleh sekolah tersebut.
Kepala Sekolah SMPN 4 Singaraja, Putu Budiastana, menyatakan bahwa hanya sekolahnya yang mendapatkan kehormatan ini setelah berpartisipasi dalam program *Anti Korupsi Akademi* (AKA) dan melalui evaluasi pada platform *Jaga.id*. Dengan rasa syukur, ia mengungkapkan rasa terima kasih kepada tim KPK RI yang telah hadir sebagai bentuk penghargaan terhadap upaya sekolah dalam menanamkan nilai-nilai antikorupsi kepada siswa-siswi.
Putu Budiastana menjelaskan bahwa sekolah yang terletak di Desa Sambangan ini telah menerapkan sepuluh nilai karakter antikorupsi, yang dirangkum dalam akronim "Jumat Bersepeda Kaka". Nilai-nilai yang dimaksud mencakup kejujuran, kemandirian, tanggung jawab, keberanian, kesederhanaan, empati, kepedulian, disiplin, dan kerja keras. Semua nilai ini diterapkan melalui berbagai program pendidikan di SMPN 4 Singaraja.
Lebih jauh, Budiastana menekankan bahwa penerapan nilai-nilai karakter tersebut tidak hanya terbatas pada proses belajar mengajar, tetapi juga diintegrasikan dalam berbagai inovasi pendidikan yang dilaksanakan, termasuk di dalam kurikulum merdeka yang diterapkan di sekolah.
Kristianti, perwakilan dari tim KPK RI dalam bidang Pendidikan, menyampaikan bahwa SMPN 4 Singaraja dipilih sebagai sekolah terbaik berkat inovasi serta konsistensinya dalam menjalankan program pendidikan antikorupsi. Menurutnya, sekolah ini telah menunjukkan komitmen yang kuat dalam membangun budaya antikorupsi di lingkungan pendidikan, dan program-program yang dijalankan sangat inspiratif serta bisa dijadikan contoh bagi sekolah-sekolah lainnya.
Kristianti juga menjelaskan bahwa setelah mengikuti pembinaan intensif di Jakarta, sekolah-sekolah yang terpilih didorong untuk memilih salah satu dari tiga dimensi penilaian, yaitu dimensi karakter, dimensi keteladanan, dan dimensi tata kelola.
Prestasi yang telah diraih oleh SMPN 4 Singaraja diharapkan dapat menjadi pendorong bagi institusi pendidikan lainnya untuk lebih serius dalam mengimplementasikan pendidikan karakter, terutama terkait dengan pencegahan korupsi. Hal ini penting demi menciptakan generasi muda Indonesia yang berintegritas dan menjauhkan diri dari praktik korupsi, selaras dengan visi Indonesia Emas 2045.
ANTARA
SMPN 4 Singaraja Raih Penghargaan Sekolah Antikorupsi Terbaik
Bagikan:

DENPASAR –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Agustiar Sabran Ajak Tokoh Lintas Agama Perkuat Persatuan Hadapi Karhutla
Bupati Kobar Bermalam di TNTP, Tinjau Pemadaman Karhutla dan Kebutuhan Relawan
Adyos/Yayang Sabet Perunggu para Tenis Meja Ganda Putra Kelas MD8
PLN Berencana Sewa PLTD 20 MW Selama Lima Tahun di Kapuas
Polres Bartim Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan Lewat Green Policing di Pasar
Fredy Setiawan Raih Perak Para Bulu Tangkis, Akui Kurang Puas
Komentar (0)
Memuat komentar…







