PEKANBARU –
**Borneonews - Rokan Hilir**, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) menjalin kerja sama dengan Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) dalam memberikan pelatihan yang bertujuan untuk mencegah serta menangani kebakaran hutan dan lahan. Kegiatan ini dilaksanakan di Rumah Belajar Sintong, yang terletak di Rokan Hilir, Provinsi Riau. Manager External Communication and Relations (ECSR) North PHR, Rudi Arief, mengungkapkan bahwa pada tahun 2024, fokus kerja sama Program Restorasi Gambut akan diarahkan pada pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (*karhutla*) dengan melibatkan partisipasi masyarakat melalui pelatihan yang tepat. Pelatihan ini akan memberikan dukungan bagi anggota Masyarakat Peduli Api (MPA) dalam melaksanakan patroli rutin guna mencegah terjadinya kebakaran, serta membantu penyusunan peraturan desa yang berkaitan dengan pencegahan dan penanganan *karhutla*. Selain itu, praktik Pertanian Lahan Tanpa Bakar (*PLTB*) akan menjadi bagian dari pembelajaran dalam pelatihan ini. Program kemitraan ini mencakup sembilan desa yang tersebar di dua kabupaten, yaitu Rokan Hilir dan Bengkalis. Desa-desa yang terlibat dalam program ini antara lain Kepenghuluan Sintong Pusaka, Sintong Bakti, Bangko Jaya, Sekeladi Hilir, Rantau Bais, Teluk Nilap, Rantau Kopar, Bumbung, dan Desa Petani. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat akan lebih menyadari pentingnya upaya pencegahan kebakaran hutan serta lahan gambut. Sebagai bagian dari program ini, PHR juga memberikan beberapa paket bantuan yang mencakup alat pompa dan pakaian pemadam kebakaran. Rudi menambahkan bahwa tujuan dari pelatihan ini adalah untuk mempersiapkan kelompok MPA di desa tersebut agar lebih efektif dalam mencegah dan menangani kebakaran hutan serta lahan gambut. Melalui pelatihan ini, masyarakat diharapkan memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar yang diperlukan untuk melakukan pencegahan dan penanggulangan *karhutla*. Ibrahim, penghulu dari Sintong Pusaka, menyatakan apresiasi yang tinggi terhadap kegiatan pelatihan pencegahan *karhutla* ini. Ia juga mendorong masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam program pembelajaran yang disediakan. Ibrahim mengucapkan terima kasih atas alat dan perangkat yang telah diberikan, yang dipandangnya sangat bermanfaat dalam upaya pencegahan kebakaran. ANTARA