BANJARMASIN –
**Borneonews - Banjarmasin**, Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor, secara resmi melepas kontingen daerah yang akan bertanding dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI yang akan dilaksanakan di Aceh dan Sumatera Utara pada tahun 2024. Acara pelepasan ini berlangsung di Mahligai Pancasila, Banjarmasin, pada hari Rabu. Gubernur memberikan harapan besar kepada para atlet yang akan berkompetisi antara tanggal 8 hingga 20 September 2024. Ia berharap atlet-atlet Kalsel dapat membawa prestasi yang mampu mengangkat nama baik daerah di pentas nasional. Dalam sambutannya, Gubernur mengingatkan para atlet untuk meneladani semangat juang Pangeran Antasari dengan pepatah “Haram manyarah, waja sampai keputing” yang berarti pantang menyerah demi mencapai tujuan. Ia juga menyampaikan pesan agar para atlet selalu menghormati budaya setempat, berperilaku sopan, dan menjaga nama baik Kalsel di tempat orang. “Tunjukkan kemampuan kalian, tetapi tetaplah menjunjung tinggi sportifitas,” tegas Gubernur yang akrab disapa Paman Birin. Ia juga mendoakan agar seluruh kontingen selamat dalam perjalanan, saat bertanding, dan kembali ke wilayah asal dengan membawa kebanggaan serta prestasi. Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan, H Hermansyah, mengungkapkan bahwa kontingen yang akan berpartisipasi terdiri dari 480 orang, termasuk atlet dan ofisial. "Ini merupakan wujud dari keinginan Pak Gubernur agar semua atlet dapat diikutsertakan, tanpa ada yang tertinggal, sehingga mereka bisa saling memberikan semangat," tambahnya. Hermansyah menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Kalsel sangat mendukung keberangkatan kontingen ini, berharap mereka dapat meraih prestasi yang membanggakan. Komandan Kontingen Kalsel, H Gusti Perdana Kusuma, juga mencatat bahwa Kalsel akan berpartisipasi dalam 42 cabang olahraga yang dipertandingkan di PON Aceh-Sumut 2024. Ia meyakini bahwa para atlet telah mempersiapkan diri dengan baik untuk memberikan penampilan terbaik guna mengharumkan nama daerah. “Misi kita adalah meraih hasil yang lebih baik dibandingkan dengan PON sebelumnya,” ungkapnya. Ia juga mengingatkan atlet, khususnya atlet putri yang akan bertanding di Aceh, untuk mematuhi aturan yang berlaku di daerah tersebut, yang mengadaptasi norma syariah. “Sebagai contoh, hindari menggunakan celana pendek, bahkan saat berada di lobi hotel. Kita harus menghormati ketentuan yang ada di sana,” pungkasnya. ANTARA