JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Bakal calon gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan perhatian khusus terhadap sistem transportasi umum di ibu kota, termasuk *Light Rail Transit* (LRT) dan *Mass Rapid Transit* (MRT), serta masalah kemacetan yang terus menghantui Jakarta. Upaya perbaikan dalam bidang transportasi tersebut dianggap krusial untuk mendukung pembangunan kota yang berkelanjutan. Pramono menyatakan, “Diskusi mengenai LRT, MRT, dan kemacetan di Jakarta telah menjadi agenda penting dalam rapat kabinet.” Pernyataan tersebut disampaikan saat ia mendaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta pada hari Rabu. Ia menjelaskan, selama dua periode menjabat sebagai Sekretaris Kabinet, ia berkesempatan untuk mendalami berbagai masalah yang dihadapi Jakarta melalui rapat-rapat kabinet. Dari temuan itu, Pramono berinisiatif untuk mengkomunikasikan kebutuhan perbaikan kepada seluruh menteri terkait. Lebih lanjut, Pramono menegaskan pentingnya memiliki pemimpin yang bertanggung jawab, terutama mengingat posisi Jakarta sebagai pusat ekonomi nasional dan kota berskala global. “Pembangunan Jakarta telah dilakukan dari satu gubernur ke gubernur berikutnya. Sayangnya, kesinambungan dalam pembangunan tersebut masih menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan,” tambahnya. Ia berjanji bahwa semua program yang ada akan diteruskan dan diperbaiki demi terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan. Pramono Anung merasa terpanggil untuk berkontribusi dalam memperbaiki dan mengembangkan Jakarta setelah didukung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) untuk maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jakarta, berpasangan dengan calon wakil gubernur, Rano Karno. Pada hari Rabu sekitar pukul 11.00 WIB, Pramono dan Rano Karno melakukan pendaftaran di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta, yang mana mereka menjadi pasangan pertama yang mendaftar sebagai bacagub dan bacawagub dalam Pilkada 2024. ANTARA