**Borneonews - Banda Aceh**, PT Wijaya Karya Gedung dan Nindya Karya, yang bekerja sama dalam proyek pembangunan Stadion Harapan Bangsa, telah memutuskan untuk memulangkan pawang hujan bernama Rara Istiati Wulandari, atau yang lebih dikenal dengan nama Mbak Rara. Keputusan tersebut diambil setelah aksi Rara saat acara di stadion tersebut menjadi viral dan menuai kecaman dari masyarakat lokal.
Pj Gubernur Aceh, Safrizal, menyampaikan bahwa pihak perusahaan segera mengirim Rara kembali ke daerah asalnya melalui Bandara Sultan Iskandar Muda di Blang Bintang, Aceh Besar, dengan penerbangan yang dijadwalkan pada hari ini. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap kekhawatiran masyarakat tentang praktik yang dianggap bertentangan dengan syariat Islam serta budaya yang dijunjung tinggi di Aceh.
Dalam pertemuan yang digelar antara Pj Gubernur dan perwakilan dari Wijaya Karya Gedung serta Nindya Karya, perusahaan menjelaskan bahwa keputusan untuk menghadirkan pawang hujan tersebut merupakan inisiatif dari para pekerja proyek. Tujuan mereka adalah agar cuaca tidak mengganggu jalannya pembangunan di stadion tersebut. Namun, pihak perusahaan mengakui bahwa rencana tersebut tidak memperhitungkan nilai-nilai sensitif di kalangan masyarakat Aceh yang sangat menjunjung tinggi prinsip-prinsip keislaman dan budaya lokal.
Seiring dengan itu, Safrizal menegaskan pentingnya perusahaan untuk segera membuat pernyataan resmi yang menjelaskan situasi ini, serta menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Aceh. Ia juga menyampaikan bahwa segala tindakan yang dinilai tidak sesuai dengan syariat Islam serta budaya daerah tidak dapat diterima, terutama dalam konteks proyek besar yang melibatkan banyak pihak.
"Aceh adalah daerah yang sangat menjaga nilai-nilai keislaman, setiap kegiatan yang bertentangan dengan nilai-nilai tersebut harus dihentikan," imbuh Safrizal dengan tegas.
Sebelumnya, aksi Rara sebagai pawang hujan menarik perhatian masyarakat Aceh ketika sebuah video berdurasi 27 detik beredar luas di media sosial. Dalam video tersebut, tampak sosok perempuan yang diduga adalah Rara, berjalan di tepi stadion sambil memegang benda yang diduga sebagai sesajen, dan menadahkan kepala ke langit. Video ini mendapat reaksi negatif dari warga Aceh, yang kemudian berujung pada penolakan dari pihak pemerintah daerah.
ANTARA
Pawang Hujan Rara Dipulangkan Usai Viral di Aceh, Dikecam Masyarakat
Bagikan:

BANDA ACEH –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
BI Kalteng Ingatkan Bahaya Jual Beli Rekening dan QRIS
Kebobolan pada Menit Akhir, Persela Ditahan Imbang De Red FC 2-2
Erick Thohir Berikan Surat Dukungan kepada Presiden FIFA
Gol Pablo Comitre Gagalkan Kemenangan Bali United di Markas Persita
Amri/Nita Petik Pelajaran Berharga Setelah Terhenti di French Open
Pelatih Minta Persebaya Bermain Agresif saat Hadapi Madura United
Komentar (0)
Memuat komentar…







