PONTIANAK –
**Borneonews - Pontianak**, Pasangan bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pontianak, Mulyadi-Harti Hartidjah, yang dikenal sebagai MulTi, telah menjadi kandidat pertama yang mendaftarkan diri dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) di tahun 2024. Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pontianak, David Teguh, mengungkapkan rasa syukurnya karena proses pendaftaran pasangan ini berjalan dengan lancar dan semua syarat yang diajukan telah diterima. "Hari ini, pasangan bakal calon Mulyadi dan Harti telah melakukan pendaftaran, dan semua dokumen serta persyaratan mereka dinyatakan lengkap," jelasnya di Pontianak, Rabu. David menambahkan bahwa selama proses pendaftaran, Mulyadi dan Harti didampingi oleh ketua serta sekretaris dari partai politik yang mengusung mereka. "Kami telah melakukan konfirmasi langsung pada semua berkas yang terkait, termasuk dari partai politik pengusung. Alhamdulillah, meskipun ada beberapa kendala dalam mengunggah file ke dalam sistem administrasi, seluruh tahapan pendaftaran berjalan dengan baik," tuturnya. Dari sisi Mulyadi, sebagai bakal calon Wali Kota, dia menyampaikan rasa syukur atas dukungan yang diterima dan kelancaran dalam proses pendaftaran. Ia menyebutkan bahwa pihaknya diusung oleh tiga partai, yakni Partai Golkar, Demokrat, dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Mulyadi menegaskan bahwa visi utama pasangannya adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). "Di Khatulistiwa ini, kami ingin memaksimalkan potensi yang ada, dengan menjadikan SDM sebagai prioritas dalam memajukan Kota Pontianak," ungkapnya. Dia menjelaskan bahwa Pontianak merupakan kota yang berorientasi pada perdagangan dan jasa, sehingga pengembangan SDM yang berkualitas menjadi hal yang sangat penting. Dalam pandangannya, peningkatan SDM dapat dicapai melalui pembangunan di berbagai sektor, antara lain pendidikan, kesehatan, budaya, dan pengembangan ekonomi lokal. "Kami bertekad untuk membangun dengan prinsip pemerataan, tanpa membedakan antara wilayah satu dengan lainnya. Kami juga akan melibatkan RT/RW sebagai ujung tombak dalam setiap proyek pembangunan yang ada," tambah Mulyadi. Dengan komitmen ini, mereka berharap dapat membawa perubahan nyata bagi masyarakat dan memajukan Kota Pontianak ke arah yang lebih baik. ANTARA