**Borneonews - Jakarta**, Pelatih klub sepak bola asal Inggris, Brighton & Hove Albion, Fabian Hurzeler, menyatakan harapannya agar cedera yang dialami oleh pemain baru mereka, Matt O'Riley, tidak tergolong parah. O'Riley mengalami insiden yang tidak menyenangkan pada pertandingan melawan Crawley Town yang berlangsung pada Rabu dini hari waktu setempat, di mana ia menerima tekel keras dari pemain lawan.
Hurzeler menjelaskan, "Saya berharap keadaan Matt tidak seburuk yang terlihat. Saat ini kami menunggu perkembangan selanjutnya serta hasil pemindaian cederanya." Matt O'Riley, yang direkrut dari Celtic pada akhir bulan Agustus 2024, menjadi pemain inti dalam laga tersebut sejak peluit awal dibunyikan.
Sayangnya, hanya sembilan menit pertandingan berlangsung, O'Riley terpaksa ditarik keluar setelah terjatuh akibat tekel yang dilakukan oleh pemain Crawley, Jay Williams. Dalam tayangan video, tampak jelas bahwa Williams melakukan tekel menggunakan kedua kakinya, namun keputusan wasit untuk tidak memberikan kartu kuning atau merah kepada Williams menimbulkan ketidakpuasan bagi Hurzeler.
Dia mengungkapkan kemarahannya, "Pelanggaran itu seperti membiarkan pemain melakukan tekel semau mereka tanpa hukuman kartu kuning atau merah. Bagi saya, itu jelas merupakan kartu merah. Seharusnya pemain tidak melakukan tekel seperti itu."
Hurzeler menambahkan, para pemain seharusnya dapat lebih mengendalikan diri di lapangan. Ia menjelaskan bahwa meskipun dalam sepak bola ada ruang untuk permainan keras, tetap ada batasan yang harus dijaga agar tidak merugikan pemain lain. "Anda tidak dapat sembarangan mencederai pemain lain, terutama dalam konteks insiden yang melibatkan O'Riley, di mana tekel tersebut sudah sangat terlambat," ungkapnya.
Di sisi lain, pelatih berusia 31 tahun itu menerima gaya permainan yang diterapkan lawan asal League One, kompetisi yang berada dua tingkat di bawah Liga Primer Inggris. Dia menilai pendekatan fisik yang digunakan oleh tim lawan, untuk menutupi keterbatasan teknik, berisiko menciptakan bentrokan yang bisa berujung pada cedera.
"Kami harus siap menghadapi hal tersebut," tuturnya.
Mengenai performa timnya dalam pertandingan melawan Crawley Town, Hurzeler mengaku tidak sepenuhnya puas meskipun Brighton berhasil meraih kemenangan telak dengan skor 4-0. Gol-gol yang diciptakan oleh Brighton dicetak oleh Simon Adingra, Jeremy Sarmiento, Adam Webster, dan Mark O'Mahony, yang masuk menggantikan O'Riley.
Hurzeler menilai bahwa para pemainnya terlihat kurang disiplin, banyak melakukan kesalahan, terlalu pasif, serta kurang berani dalam membawa bola. "Berdasarkan pengalaman saya di Jerman, saya memahami kendala yang dihadapi saat melawan tim dari liga yang lebih rendah, mereka bermain tanpa beban. Pada akhirnya, kami senang dengan hasilnya, tetapi kami harus terus memperbaiki performa agar permainan kami semakin meningkat," jelasnya.
ANTARA
Pelatih Brighton Harap Cedera Matt O'Riley Tidak Parah
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Distribusi Masih Jadi Hambatan, Industri Komik Indonesia Dinilai Punya Potensi Besar
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Komentar (0)
Memuat komentar…







