PALEMBANG –
**Borneonews - Ogan Komering Ulu** - PT Semen Baturaja (SMBR) yang beroperasi di Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, telah mengadakan pelatihan mengenai desain kemasan dan *branding* produk. Pelatihan ini ditujukan untuk para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di daerah tersebut. Gili Aprial Braja, Senior Manager Corporate Social Responsibility (CSR) SMBR, menyampaikan bahwa kegiatan ini diselenggarakan dengan tujuan untuk meningkatkan penjualan serta daya saing produk UMKM setempat. Gili juga menekankan bahwa program ini adalah bagian dari komitmen perusahaan untuk memberdayakan ekonomi lokal melalui Rumah BUMN Baturaja. Acara berlangsung di Hotel Kemuning Baturaja dan dihadiri oleh 50 pelaku UMKM dari berbagai sektor yang mendapatkan binaan dari Rumah BUMN Baturaja. Narasumber yang diundang adalah Reza Apriandi, pendiri Boesku Indonesia, yang dikenal sebagai praktisi berpengalaman dalam membantu UMKM untuk meningkatkan kelas usaha mereka. Reza memberikan wawasan mendalam mengenai pentingnya *branding* dan kemasan dalam memperkuat daya saing produk di pasar. Gili berharap agar peserta dapat memanfaatkan pelatihan ini dengan sebaik-baiknya dan menerapkan materi yang telah disampaikan, sehingga dapat meningkatkan kualitas dan daya saing produk UMKM dalam pasar yang semakin ketat. Saat ini, SMBR membina setidaknya 261 pelaku UMKM di bawah naungan Rumah BUMN Baturaja. Ratusan UMKM ini terbagi dalam beberapa kategori, termasuk Go Digital, Go Online, dan UMKM Naik Kelas, di mana 19 orang di antaranya telah berhasil masuk ke kategori UMKM Naik Kelas. Reza Apriandi menjelaskan bahwa materi pelatihan meliputi teori *branding*, desain kemasan, serta teknik pengambilan foto produk. Para peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman teoritis, tetapi juga kesempatan untuk langsung mempraktikkan desain kemasan yang menarik, melakukan pengemasan, dan menerapkan teknik fotografi produk yang efektif. Pelatihan ini bertujuan membantu pelaku UMKM dalam meningkatkan kualitas produk yang mereka tawarkan, sehingga dapat menarik perhatian konsumen dan memberikan nilai jual yang lebih tinggi. Reza menekankan pentingnya kemasan produk, yang bukan hanya berfungsi sebagai pelindung, tetapi juga sebagai identitas dari produk tersebut. Desain kemasan yang menarik diharapkan dapat menjadi daya tarik bagi konsumen, mengingat kemasan adalah representasi dari produk yang dijual. Lebih lanjut, Reza menyatakan bahwa foto produk berkualitas sangat berpengaruh dalam keputusan pembelian. Visual yang menarik dan jelas dapat meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk yang ditawarkan. Pelatihan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan pengetahuan peserta, tetapi juga kemampuan mereka untuk bersaing di pasar yang semakin kompetitif. ANTARA