JAKARTA –
**Borneonews - Sangatta, Kabupaten Kutai Timur**, Dua pemain basket bersaudara yang tergabung dalam tim Dewa United Banten, yaitu Hardianus Lakudu dan Lucky Abdi Pasondok, memutuskan untuk pulang ke kampung halaman mereka di Sangatta, Kecamatan Kutai Timur, Kalimantan Timur, untuk menikmati liburan sekaligus mengisi waktu di akhir musim Indonesian Basketball League (IBL) 2024. Dalam sebuah pengumuman yang diposting oleh Dewa United Banten, keduanya mengungkapkan kebahagiaan mereka dapat berkumpul dengan keluarga besar di tempat asal mereka. Momen ini semakin istimewa, mengingat Hardianus dan Lucky kini merupakan rekan setim yang bergabung di klub kebanggaan masyarakat Banten tersebut pada musim ini. "Ketika ada waktu *off-season*, kami memutuskan untuk pulang ke kampung dan berkumpul bersama keluarga di Sangatta. Ini adalah pengalaman yang seru karena momen seperti ini jarang kami dapatkan," ujar Lucky Abdi, sang adik, dengan penuh antusias. Lucky juga menyatakan bahwa berkumpul dengan keluarga, terlebih lagi bersama Hardianus sebagai rekan satu tim, merupakan momen berharga yang tidak sering bisa mereka nikmati. Menurutnya, kesempatan untuk berkumpul dengan keluarga dalam waktu bersamaan semakin mempererat kebahagiaan di antara mereka. " Kebetulan, Hardianus juga akan pulang, dan kami pun berkumpul bersama seluruh keluarga. Ini mungkin adalah kesempatan yang langka karena sebelumnya kami tidak sering mendapatkan kesempatan berkumpul seperti ini," tambah Lucky. Lucky Abdi telah menjadi bagian dari Dewa United Banten selama dua tahun terakhir, dan ia akan memasuki musim ketiganya pada 2025. Sementara itu, kakaknya, Hardianus, baru bergabung dengan tim tersebut pada kompetisi IBL 2024, sehingga ia masih dalam tahun pertamanya sebagai bagian dari *Anak Dewa*. Selama musim IBL 2024, Dewa United Banten berhasil mencatatkan prestasi dengan menempati posisi teratas di klasemen musim reguler dan melaju ke babak playoff. Namun, perjalanan tim yang dipimpin oleh Lester Prosper itu harus terhenti di semifinal setelah mengalami kekalahan dari Satria Muda Pertamina Jakarta. ANTARA