BORNEONEWS, Puruk Cahu - Seorang anak usia 14 bernama Bahagia tewas tenggelam di Sungai Barito, Kelurahan Muara Tuhup, Kecamatan Laung Tuhup, Kamis (7/7/2016) siang.

Saksi mata Taufik mengatakan, hilangnya korban di Sungai Barito diketahui kurang lebih pada pukul 13.00 WIB. Warga kemudian menemukan korban pada pukul 14.35 WIB.

“Pada saat tersebut korban yang juga seorang tuna wicara (bisu) bermain dengan beberapa orang temannya di Sungai Barito. Kemungkinan Bahagia tewas akibat terbawa arus sungai yang pada saat tersebut cukup deras. Korban ternyata tidak bisa berenang," jelas Taufik.

Pada saat proses pencarian korban di Sungai Barito, puluhan warga hanya menggunakan alat seadanya. Beruntung warga menemukan jasad korban tidak jauh dari lokasi pertama korban dinyatakan hilang.

"Jasad Bahagia, atau yang lebih akrab dipanggil Si Bisu oleh warga sekitar, tersangkut didasar Sungai Barito, tambah Taufik sambil mengatakan pada saat tersebut keadaan sungai tengah mengalami kondisi surut.

Kondisi sungai surut sering dimanfaatkan warga, termasuk anak-anak, berenang di sungai. (SUPRIADI/m)